BENGKULU, PB – Rakyat dan TNI ibarat ikan dengan air. Keduanya tak bisa dipisahkan. TNI tidak boleh tersekat-sekat oleh kepentingan pribadi dan golongan, Indonesia harus kuat dan solid bersama TNI dan Rakyat. Demikian ditegaskan Danrem 041 Gamas Kolonel Inf Fajar Budiman ketika membacakan amanat Presiden Republik Indonesia.

Selaku inspektur upacara HUT TNI ke 70 tahun 2015 yang diselenggarakan di Lapangan Sport Center Pantai Panjang, Senin (5/10/2015), ia juga menyampaikan beberapa hal dalam mengatasi berbagai persolan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Menurut dia, kunci utama dalam penyelesaikan berbagai persoalan tersebut adalah dengan persatuan dan kesatuan.

“Dalam kondisi sulit, hubungan antara pemimpin dengan pemimpin, antara pemimpin dengan rakyat, dan antara rakyat dengan rakyat, harus terjalin sangat erat dan mendalam. Semangat persatuan kita harus laksana semen yang menyatukan butir-butir pasir menjadi pilar yang kokoh. Karena persatuan itu, kita tetap menjadi bangsa yang merdeka dan bermartabat,” kata Danrem.

“Oleh sebab itu, untuk mengatasi seluruh persoalan bangsa dewasa ini, kita harus tetap utuh, bekerja bahu membahu, tidak boleh terpecah belah oleh pertentangan politik dan kepentingan jangka pendek. Sehingga kedaulatan politik, kemandirian ekonomi dan kepribadian dalam kebudayaan dapat terwujud, ” lanjut Danrem.

Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan ikut hadir dalam upacara yang diiringi oleh atraksi penanganan konflik, drama seni kolosal dol dan tarian nasional nusantara ini. Ia hadir bersama Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah, Wakil Gubernur Bengkulu Sultan B Najamudin, unsur FKPD Provinsi Bengkulu, para Bupati, Aparatur Sipil Negara, unsur organisasi massa, unsur TNI dan Polri, serta pramuka.

Usai upacara, Danrem 041 Gamas juga menyerahkan penghargaan negara Satya Lencana Kesetiaan berdasarkan keputusan Presiden. Penghargaan diberikan kepada mereka yang telah mengabdi selama 24 tahun, 16 tahun dan 8 tahun di satuan TNI. Bertindak sebagai komandan dalam upacara ini Mayor Inf Siratman. (Humas Kota Bengkulu/bis)