Published On: Sel, Des 29th, 2015

Gelombang Laut Capai 3 Meter, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

TxLCjhPa8LUEgoWg23cWzJ2qixlBDsPipYf-XafZ9Y6zqB2_05RE_HOuHK7LEmjoLFOxnniOZJfiOG_GaBHoGYwrHgs_YtDY_mIJg5k_k07zirmQRJYUC-68PeBEgeTsBA14psD3AKZpIzWyr2BbUNBhtM_W8fr6SwWP-j5DeQWvfB1LqFX90cup=w310-h165-nc

Ilustrasi

BENGKULU, PB– Berdasarkan pengamatna cuaca dari Stasiun Meteorologi Kelas III Fatmawati Soekarno Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Bengkulu, mengeluarkan peringatan dini mengenai tingginya gelombang laut maksimum 2-3 meter, di perairan Bengkulu, Enggano, dan Samudera Hindia Barat Bengkulu.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas III Fatmawati Soekarno BMKG, Bengkulu, Haris Syahid Hakim menjelaskan selain potensi gelombang tinggi, juga arah angin dan kecepatan angin di tiga wilayah tersebut, rata-rata berhembus dari arah timur ke barat dengan kecepatan 05 hingga 23 knots.

“Dari pantauan satelit, cuaca di Bengkulu, gelombang laut naik sekitar 3 meter, dan kami berharap kepada nelayan dan pengunjung wisata pantai Panjang untuk waspada, jangan mandi ke pantai,” katanya.

Akibat tingginya gelombang laut, menyebabkan tangkapan  nelayan menurun, dan diminta segera mendarat ke tepi.

“Tingginya gelombang laut ini justru membuat hasil tangkapan ikan nelayan menurun drastis dari hari-hari biasanya. Jika hari biasa hasil tangkapan mencapai 100 kilogram (Kg), karena gelombang tinggi, hasil tangkapan ikan hanya berkisar 10-20 Kg,” ujar nelayan di Kelurahan Malabero Ujang Joker (50).

Walaupun ada imbauan tersebut para nelayan tetap melaut untuk mencahari ikan. Hanya saja, pencaharian itu tidak sampai ke tengah laut dan hanya berada dipingiran saja.

“Meskipun kondisi gelombang tinggi, kami harus tetap melaut namun tidak sampai ketengah, disekitar pinggiran saja karena tidak ada pekerjaan lainnya,” terangnya. [MS]

27 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

iklan khusus