Petugas Klinik Muhammadiyah Manna Bengkulu SelatanBENGKULU SELATAN, PB – Sebagai salah satu organisasi Islam terbesar, Muhammadiyah tidak hanya stagnan dengan kegiatan keagamaan. Namun juga hadir dalam seluruh aspek kehidupan termasuk kegiatan sosial, pendidikan dan juga kesehatan.

Dalam bidang kesehatan, Muhammadiyah Manna, Bengkulu Selatan sudah memiliki klinik kesehatan. Kilinik tersebut dibangun pada tahun 2014 dan resmi beroperasi pada 3 Maret 2015 lalu. Seiring perjalanan waktu, klinik itu terus berbenah dalam memberikan pelayanan kepada pasiennya. Salah satunya bekerjasama dengan Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Diungkapkan salah seorang Petugas Klinik Muhammadiyah Manna, Sonya Christiana, terhitung Januari 2016 klinik tersebut telah melayani pasien peserta BPJS. Untuk bisa menggunakan jasa layanan ini, pasien tersebut harus terdaftar sebagai peserta BPJS dengan Fasilitas Kesehatan tingkat I Klinik Muhammadiyah Manna.

Dia melanjutkan, ada dua ruang poli di klinik tersebut. Diantaranya poli kebidanan dan KB serta Poli umum. Dalam menunjang pelayanan kesehatan Klinik Muhammadiyah didukung dengan 4 orang tenaga dokter umum, 1 orang dokter gigi, 12 perawat dan 23 orang bidan.

Untuk mendukung pelayanan penuh selama 24 jam per hari, petugas medis disana dibagi menjadi tiga shift kerja. Yakni shift pagi dari pukul 08.00-14.00, shift siang dari jam 14.00-20.00, dan shift malam dari pukul 20.00-08.00.

“Setiap hari ada empat sampai enam orang yang piket, terdiri dari bidan dan perawat. Kalau dokternya ada dr. Ariyozi, dr. Anita, dr. Selvi, dr. Astri dan satu orang dokter gigi drg. Sherli,” tutup Sonya. [Apdian Utama]