1BENGKULU, PB – Bagi para penggemar es, ‘Es Puding’ mungkin sudah tidak asing. Tapi berbeda dengan es puding topping yang berlokasi di Kampus Unib belakang ini. Es yang sudah mempunyai cabang di STIKES Tri Mandiri Sakti (TMS) ini dikelola sendiri oleh Haryati (56).

“Awalnya merintis dari tahun 1986 sama suami, biasanya keliling. Karena sekarang suami sudah kerja sebagai sales, jadi saya yang meneruskan,” kata ibu dari 5 anak ini kepada Pedoman Bengkulu, Selasa (2/2/2016).

Beliau yang ditemani keponakannya, Seno (21), juga tetap konsisten untuk menjaga kualitas es, baik dari cara memasak hingga bahan-bahan yang akan digunakan untuk campuran es. Adapun isiannya yaitu ketan hitam, jelly, roti, dan kacang. Berbagai topping yang bisa di pilih sesuai selera dengan 4 varian rasa, yaitu durian, cokelat, stroberi, dan anggur. Dengan isi, topping, dan es krim buatan sendiri yang berlimpah, es puding ini hanya seharga 5000 rupiah.

“Es-nya enak, gak pahit di lidah, dan gak berlendir kayak es-es yang lain,” puji salah seorang pelanggan es puding, Yoga (20).

Bukan hanya itu, es ini ternyata sudah mempunyai banyak pelanggan. Salah satunya yaitu Dokter Umum Syafriadi yang berlokasi di Sukamerindu. Tidak jarang beliau memesan es puding disaat mengadakan pesta. Walaupun begitu, ibu yang tinggal di Pekik Nyaring Blok 4 Bengkulu Tengah ini tetap rendah hati, bertawakal, dan selalu bersyukur dengan apapun yang diberikan oleh Sang Kuasa.

“Ini semua rezeki dari Allah. Karena rejeki itukan berasal dari Yang Maha Kuasa. Yang penting semuanya halal, jadi berkahnya sampai anak cucu,” pesan Haryati. [Rizky Febrianty]