ILUSTRASI Gerhana MatahariPEMERINTAH Provinsi Bengkulu mengajak masyarakat maupun wisatawan baik lokal maupun asing untuk menyaksikan Gerhana Matahari Total (GMT) pada tanggal 9 Maret mendatang, di Benteng Marlborough. Setidaknya ada 3 alasan kenapa harus menikmati fenomena langka ini di Bumi Raflesia.

Pertama, Bengkulu tepatnya Kabupaten Mukomuko adalah daerah pertama yang akan dilintasi oleh GMT ini. Dimana, kontak pertama (C1), yakni ketika piringan Bulan pertama kali ‘menggigit’ piringan Matahari menandakan bermulanya gerhana akan dimulai pada pukul 06.19 WIB. (Baca: Bengkulu Titik Nol Gerhana Matahari)

Selanjutnya, puncak gerhana atau keadaan menjadi gelap akan terjadi pukul 07.19 WIB. Di Bengkulu, fase ini hanya berlangsung 1 menit 43 detik. Setelah itu, piringan bulan akan mulai bergerak membuka piringan matahari sampai keadaan menjadi normal pada pukul 08.27 WIB.

Alasan kedua, gerhana yang terjadi di Bengkulu ini adalah gerhana matahari paling sempurna yang tidak akan di temukan di provinsi lain di Indonesia. Terutama di Mukomuko, kepekatan mencapai 1,008 magnitundo atau sangat pekat. Sementara wilayah lainnya hanya mendung atau gerhana matahari sebagian (GMS).

Lihat juga: Jangan Lihat Gerhana Matahari Dengan Mata Telanjang dan Ini Dampak Gerhana Matahari Total Pada Bumi

Terakhir, Pemprov Bengkulu menyiapkan lokasi yang istimewa untuk menikmati fenomena alam ini. Dimana, Gubernur Ridwan Mukti mengajak masyarakat untuk menyaksikan gerhana tersebut di puncak Benteng Marlborough. Dipilihnya benteng terbesar di Asia Tenggara ini bukan tanpa alasan.

“Karena benteng ini adalah ikon yang memiliki nilai historis. Karena pengkonsumsi paling besar mengenai gerhana ini adalah Eropa. Jadi ini kita punya link, arahnya kesitu kira-kira,” jelas gubernur.

Tak hanya itu, dengan berada di puncak benteng tersebut, pengunjung juga bisa menikmati pantai Bengkulu, objek wisata Tapak paderi, dan View Tower. (Baca: Gubernur Saksikan Gerhana di Benteng Marlborough)

Beragam acara juga disiapkan di benteng tersebut nantinya. Mulai dari sholat gerhana berjamaah, hiburan, melihat gerhana lewat teropong khusus, fotografi, mendapatkan penjelasan tentang GMT dari expert, dan lainnya. Tunggu apa lagi, masih ada waktu untuk ke Bengkulu. [IC]