Ka'bahJAKARTA, PB – Presiden Joko Widodo menerima Kunjungan Kehormatan dari Menteri Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi Adel Bin Ahmed Al Jubeir. Momen ini disempatkan Jokowi untuk meminta agar penambahan kuota haji bagi Indonesia dapat segera direalisasikan.

“Ide tersebut disambut baik oleh Menteri Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi,” kata Wamenlu AM Fachir, Senin (07/03).

Baca juga: Mau Naik Haji, Nama Harus 3 Kata

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo telah melakukan kunjungan ke Saudi Arabia dan bertemu dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud di Jeddah, pada pertengahan September tahun lalu. Dalam pertemuan itu, Raja Salman menyampaikan kepada Presiden Jokowi bahwa kuota jamaah haji Indonesia akan ditambah sebanyak 10 ribu.

Sehubungan dengan renovasi Masjidil Haram, Pemerintah Saudi Arabia mengeluarkan kebijakan pemotongan kuota haji seluruh negara pengirim jamaah haji, termasuk Indonesia, sebesar 20% dalam tiga tahun terakhir. Kuota normal Indonesia yang berjumlah 211 ribu, terkurangi menjadi hanya 168.800 sejak tahun 2013.

Antrian jamaah haji pun menjadi semakin lama, bahkan di beberapa daerah mencapai lebih dari 25 tahun. Karena itu, tambahan kuota haji sebanyak 10 ribu ini sangat berarti karena diharapkan dapat mengurangi antrian jamaah haji.

Dalam waktu dekat, Fachir menyampaikan, Menteri Agama akan diutus oleh Presiden ke Arab Saudi untuk memastikan penambahan kouta ini. “Menag juga akan mengecek perkembangan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, baik yang terkait akomodasi, transportasi, dan lainnya,” pungkasnya. [GP]