11940690_1061707270561460_496443044_n 12167332_1061706990561488_1911837732_n 11940412_1061707010561486_290420567_n

BENGKULU SELATAN, PB – Setelah diterpa kasus dugaan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) serta penyalahgunaan tanah wakaf untuk kepentingan pribadi berupa galian C, sekarang Kepala Desa Palak Bengkerung kembali ditambah dengan persoalan baru. Kali ini terkait dugaan penyalahgunaan listrik milik balai desa untuk kepentingan ingan pribadi. Berdasarkan temuan di lapangan, listrik yang seharusnya dipasang di Balai Desa, malah dipasang di pondok di Kolam dan galian C milik oknum Kades.

Baca juga: Kades Palak Bengkerung Dilaporkan Warga, Dirwan Langsung Turun

Hal tersebut dilaporkan warga Palak Bengkerung kepada Wakil Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi pada saat meninjau lokasi sawah di Tanjung Beringin Kecamatan Air Nipis. Sepulang dari Tanjung Beringin, Wabup dan warga langsung menuju pondok milik Kades.

Kontan saja Wabup mendapati bahwa di meteran listrik milik PLN itu tertulis nama Balai Desa Palak Bengkerung. Diperkuat pula dengan pernyataan dari anggota PLN yang juga turun ke lokasi yang mengatakan bahwa listrik itu terdata milik Balai Desa Palak Bengkerung.

“Nanti saya minta petugas PLN cek lagi, apa benar atau tidak ini milik Balai Desa,” terang Wabup.

Atas banyaknya pengaduan masyarakat yang masuk, Wakil Bupati meminta kepada Ispektorat untuk segera turun melakukan pemeriksaan. Wabup merasa kecewa karena pihak inspektorat lamban menanggapi masyarakat.

“Bapak Bupati sudah turun, ini giliran saya yang mendapat laporan masyarakat dan saya langsung turun. Kalau memang inspektorat tidak mengindahkan perintah lisan, besok akan segera surati pihak inspektorat. Kok inspektorat sampai hari ini juga belum melakukan pemeriksaan. Ada apa ini?,” tanya Wabup.

Untuk diketahui, permsalahan yang melanda Kades Palak Bengkerung sudah berlarut-larut dan semakin banyak. Beberapa waktu yang lalu Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud juga pernah turun ke Desa Palak Bengkerung.

Kades Palak Bengkerung Sultan belum berhasil dikonfirmasi. Bukan hanya pihak jurnalis, dalam beberapa kunjungan Bupati dan wakil Bupati Bengkulu Selatan sang Kades juga tidak muncul. (Apdian Utama)