Air terjun Dusun Blitar (1)BILA anda hobi bertualang, tempat ini paling cocok untuk disinggahi. Sebab akses jalan bagi kendaraan bermesin untuk masuk ke kawasan ini belum lagi ada. Keperawanan alam Dusun Blitar dari segala yang berbau kemodernan membuat bentangan alam Desa Sindang Jati Kecamatan Sindang Kelingi Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu mampu menyegarkan jiwa siapa saja yang berkunjung ke sini.

Dwi Wulan Septiana, Kabupaten Rejang Lebong

Pohon enau membentang panjang sejauh mata memandang. Perkebunan sayur-sayuran membuat udara begitu asri. Di beberapa tempat tampak beberapa bangunan bekas peninggalan zaman Belanda berbentuk parit besar eks bangunan pembangkit listrik tenaga air. Di kawasan ini, sesekali Bunga Rafflesia Arnoldi atau Ibeun Sekedei tumbuh.

Tidak banyak orang yang berani memasuki kawasan ini. Maklum, pada daerah ini melekat stigma sebagai kawasan crime zone atau sarang pelaku kriminal di Bengkulu. Tapi ketika sampai di kawasan ini, keramahan warga yang memiliki keragaman kepercayaan seperti Islam, Katolik dan Budha terasa jauh berbeda dengan apa yang distigmakan orang selama ini. Warga menyambut ramah setiap wisatawan yang datang dan mereka memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga keamanan setiap pengunjung yang mendatangi kampung mereka.

Ada banyak air terjun di kawasan ini. Sebagian menyebut jumlahnya ada sekitar 27 titik. Hanya saja, warga baru berani membuka akses jalan ke kawasan Tri Muara Karang. Disini terdapat air terjun layang-layang dan uruk-uruk yang panas serta air terjun embun yang dingin. Meluncur dari ketinggian sekira 100 meter, air terjun di kawasan Tri Muara Karang membentuk aliran-aliran sungai yang lebih kecil dan sedang. Siamang atau si kera hitam berlengan panjang, ribuan kalong atau kalelawar besar, serta suara berisik belalang yang biasa disebut warga dengan nama gareng bisa dilihat di kawasan ini.

Sebenarnya, tak jauh dari air terjun di kawasan terdapat sebuah gua yang sebagian besar penduduk belum berani masuk dan menyelidik ke dalamnya. Meski kawasan ini baru di kembangkan oleh penduduk sekitar, namun jalan menuju lokasi sudah cukup bersih dan tertata dengan fasilitas yang boleh dibilang lengkap seperti toilet umum, pos penjagaan di setiap titik dan lokasi parkir yang aman. Adanya berbagai fasilitas yang dibuat secara swadaya oleh warga ini menunjukkan bahwa memang mereka sangat serius untuk mengelola kawasan ini sebagai tempat tujuan wisata baru di Bengkulu.

Ke depan, bila ingin mendapatkan pendapatan yang besar dari sektor ini, pemerintah harus turun tangan bersama-sama warga menciptakan kenyamanan dan keamanan kepada para pengunjung yang menikmati keindahan wisata alam di kawasan ini. Sebab, warga memiliki keterbatasan sumber daya bila mengolahnya secara swadaya.

Dari Bandar Udara Fatmawati di Kota Bengkulu, Desa Sindang Jati bisa dijangkau dengan travel ke arah Curup atau Lubuk Linggau sekitar tiga jam perjalanan. Dari Curup ke lokasi jaraknya hanya 30 menit perjalanan. Sementara bila dari Lubuk Linggau jaraknya sekitar satu jam perjalanan. Cintai alamnya, abadikan momentnya, bagikan ceritanya, bersihkan sampahnya. Silahkan mencoba. [**]

Air terjun Dusun Blitar (7) Air terjun Dusun Blitar (6) Air terjun Dusun Blitar (3) Air terjun Dusun Blitar (4)