ferry ramliBENGKULU TENGAH, PB – Ikatan Masyarakat Melayu Bengkulu (IMMB) Bengkulu Tengah mendukung sepenuhnya bupati Ferry Ramli maju kembali memimpin Benteng. Mengingat Bupati Ferry telah menerima penghargaan gelar Baginda Maharaja Sakti yang merupakan raja kerajaan Sungai Lemau tak lain merupakan kerajaan melayu. Demikian pengakuan Ketua IMMB Benteng, Chairul Asikin kepada media ini ditemui di rumahnya desa Pasar Pedati, Benteng, Selasa (05/03/2016).

Baca juga: Tokoh Presidium Nilai Positif Pembangunan Ferry Ramli

“IMMB dukung Ferry Ramli (dalam pilkada 2017-red), saya selaku Ketua IMMB mendukung 100%. Alasannya karena Ferry Ramli telah mendapat gelar (Baginda) Maharaja Sakti yang merupakan nama raja kerajaan Sungai Lemau dan itu merupakan kerajaan Melayu,” kata Asikin.

Dia menjelaskan etnis Melayu di Bengkulu Tengah sendiri tidaklah banyak. Mereka menetap di kawasan pesisir dan sebagian tinggal di kecamatan Taba Penanjung. Etnis Melayu sendiri memiliki kerajaan besar yang terdapat di Bengkulu Tengah. Yakni Sungai Lemau. Kerajaan ini dipimpin oleh raja yang bergelar Baginda Maharaja Sakti dengan Permaisuri Putri Gading Cempaka, putri kerajaan tua di Provinsi Bengkulu, Sungai serut.

“Etnis Melayu banyak di pesisir juga ada di Taba Penanjung. Melayu punya kerajaan sendiri yakni Sungai Lemau yang dipimpin Baginda Maharaja Saktu suaminya Putri Gading Cempaka,” kata dia.

sementara etnis Melayu sendiri jelasnya ada di semua tempat, Padang, Riau termasuk Bengkulu. Terkhusus Bengkulu, Melayu menyumbang adat istiadat terbesar yakni adat pernikahan ‘Hantaran” yang merupakan adat istiada etnis Melayu kebanyakan digunakan warga masyarakat masing-masing suku di Bengkulu saat ini.

“Adat istiadat ‘hantaran’ dalam pernikahan adalah adat Melayu. Banyak digunakan saat ini khan. Kalau asal usulnya Melayu ada di semua tempat, dulu khan ada kerajaan Indrapura, di utara (kabupaten) Muko-Muko. Dan bahasa Indonesia nasional saat ini adalah berasal dari bahasa Melayu,” demikian IMMB. (Dedy Irawan)