Ahmad KannediBENGKULU, PB – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Ahmad Kannedi mengatakan kriminalitas yang kerap terjadi di wilayah Kepala Curup, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong diselesaikan secara komprehensif. Pria yang akrap disapa Bang Ken ini mengusulkan penting kiranya untuk dibangun sebuah Pondok Pesantren Modern di daerah tersebut.

“Untuk mengentaskan masalah sosial ini, butuh pembangunan lembaga Pesantren Modern,” kata Bang Ken, kepada Pedoman Bengkulu, Selasa (5/4/2016).

(Baca juga: Gub Minta TNI-Polri Usut Kematian Mahasiswa UNIB di Binduriang dan Polisi Dalami Kematian Mahasiswa UNIB di Binduriang)

Dengan adanya pesantren ini, maka anak-anak yang ada disana bisa mendapatkan sebuah pendidikan moral yang baik. Usulnya, per tahun paling tidak ada 10 anak dari desa tersebut yang masuk ke pesantren ini. “Setahun cukup 10 orang saja yang dididik, bayangkan kalau 5 tahun, berarti sudah 50 anak,” jelasnya.

Mantan Wali Kota Bengkulu ini mengakui proses pembenahan ahlak ini memang tidak serta merta akan merubah keadaan. Tapi dalam jangka waktu yang lama, tentu akan ada dampak dari generasi terdidik yang ada di daerah tersebut.

“Misal setelah pulang dari pesantren, dia kemudian memiliki ahlak yang baik. Orangtuanya juga pasti bisa berobah untuk meninggalkan perbuatan-perbuatan yang negatif,” ujarnya.

Senator itu menjelaskan, pentingnya pendidikan keagamaan dan moral ini berkaca dari sejarah yang ada di Indonesia. Misalnya, dari upaya Sunan atau Wali Songo saat merubah moral masyarakat Indonesia dulu.

“Sejarah berdirinya gontor, tebu ireng, semuanya kan dari sini (masalah sosial-red),” imbuhnya.

Ia yakin dan optimis, jika program ini dilaksanakan maka bukan tidak mungkin kriminalitas di Binduriang bisa clear. “Tapi ini eksekusinya di bupati, semoga saja bupati mau mendirikan pesantren ini. Sembari aparat keamanan juga bekerja,” pungkasnya. [IC]