Razia Jukir (1)BENGKULU, PB – Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Bengkulu melakukan razia terhadap juru parkir yang ada di zona satu, zona dua dan zona enam. Giat razia ini di mulai dari Simpang Skip hingga Simpang Panorama, Selasa (5/4/2016).

Baca juga : Gaji Juru Parkir Rp 1,6 Juta Per Bulan

Razia ini difokuskan untuk memeriksa identitas para juru parkir yang ditunjukkan dengan Surat Perintah Tugas (SPT). Bagi juru parkir yang tidak bisa menunjukkan identitasnya, Dishubkominfo Kota Bengkulu menyerahkannya kepada Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu untuk ditindaklanjuti.

“Ada 19 orang yang terjaring dalam razia ini. Mereka tidak bisa menunjukkan identitasnya. Kami mengidentifikasinya dengan memeriksa SPT yang bersangkutan. Mereka yang tidak pegang SPT ini sama dengan ilegal dan retribusi yang mereka tarik dari masyarakat adalah pungutan liar,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishubkominfo Kota Bengkulu, Mardi Kusuma, usai razia.

Dalam giat razia ini, Mardi Kusuma berkali-kali terlihat cekcok dengan juru parkir. Pasalnya, juru parkir yang tidak memiliki SPT merasa bahwa keberadaannya merupakan perintah langsung dari pemilik SPT. Namun dengan bantuan anggota Polda Bengkulu dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu, para juru parkir yang semula bersikeras akhirnya mengalah.

“Ada memang yang tidak mau diangkut karena ngotot mau menghubungi bapak angkatnya yang pegang SPT. Ada juga alasannya mereka diperintahkan pemegang SPT untuk jaga parkir tapi tidak ada identitas yang jelas. Namun secara persuasif akhirnya dia mau diajak ke Polda Bengkulu. Persoalan hukum mereka kami serahkan sepenuhnya ke Polda Bengkulu untuk ditangani,” ungkapnya.

Pun demikian, Mardi Kusuma mengakui adanya SPT juru parkir yang belum diterbitkan oleh Dishubkominfo Kota Bengkulu. Jumlahnya mencapai 80 orang yang tersebar di 12 zona. Ia berasalan, belum terbitnya sejumlah SPT karena ada juru parkir yang belum menyetorkan tunggakannya.

“Yang SPT belum terbit itu berkaitan dengan pembayaran retribusi parkir. Kalau dia belum bayar Januari, Februari dan Maret, maka harus lunasi dulu. Ada yang bahkan tujuh bulan belum bayar. Kami imbau kepada juru parkir ini agar dilunasi. Mulai sekarang dua bulan saja menunggak SPT-nya akan kami cabut,” demikian Mardi Kusuma. [RN]

Razia Jukir (2) Razia Jukir (4)