Fitriani-Badar-AP-MSiBENGKULU, PB – Meski Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tanda dimulainya proyek pembangunan Kampung Sejahtera di RW 2 Kelurahan Sumber Jaya, namun pengerjaannya masih menanti penyerahan hibah lahan dari PT Pelindo II Cabang Bengkulu atau Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Baca juga : Rp 16 Miliar Siap Dikucurkan untuk Kampung Sejahtera

“Secara lisan memang penyerahan hibah lahan seluas 11,8 hektar itu sudah disetujui. Tapi kita kan tidak bisa berpatokan dengan lisan. Harus ada hitam di atas putih. Artinya, kita hanya tinggal menunggu proses legalitasnya saja. Kalau Pak Wali dengan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR kemarin sudah tandatangan,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bengkulu, Fitriani Badar, Kamis (5/5/2016).

Ia menjelaskan, pengembangan Kampung Sejahtera ini difokuskan untuk menjadikan kawasan RW 2 Kelurahan Sumber Jaya tersebut sebagai kampung nelayan yang modern. Dalam artian, lanjutnya, seluruh fasilitas publik yang ada di kawasan tersebut akan diperbaiki dan diintegrasikan dengan nilai-nilai kehidupan yang baik yang selama ini mungkin sudah tumbuh dalam kebiasaan masyarakatnya.

“Sehingga kawasan yang tadinya kumuh, kita harapkan bisa menjadi kampung nelayan yang modern. Drainasenya kita perbaiki, jalannya kita perbaiki, kalau masyarakat ingin berwirausaha atau yang sudah berwirausaha nanti permodalannya kita bantu. Program ini bersifat tematik. Dia berbeda dengan konsep Kota Mandiri yang diinginkan Pak Wali sebagai kawasan satelit,” ungkap mantan lulusan terbaik STPDN ini.

Ketua RW 2 Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu, Syamsul Bahri, sebelumnya berharap, penyerahan hibah lahan PT Pelindo II Cabang Bengkulu tersebut bisa segera rampung. Ia menjelaskan, proses pembebasan tanah di pemukiman yang dikenal dengan istilah Pulau Baai tersebut sudah diperjuangkan sudah sejak puluhan tahun yang lampau.

Syamsul optimis, proses penyerahan hibah lahan dari PT Pelindo II Cabang Bengkulu atau Kementerian BUMN tersebut dapat terlaksana dengan baik. Pasalnya, penataan ini merupakan wujud dari janji Presiden Joko Widodo saat datang ke Bengkulu dua tahun lalu. Saat itu, Jokowi berjanji untuk memprioritaskan pembangunan perkampungan nelayan yang layak. [RN]