Pasar BarukotoBENGKULU, PB – Sejumlah pedagang di Pasar Barukoto berharap peremajaan dapat dilakukan menjelang bulan ramadan pada bulan Juni 2016 mendatang. Pasalnya, pada bulan tersebut, mereka sedang mendapatkan banyak pembeli.

Baca juga : Peremajaan Pasar Barukoto II, Pedagang Minta Lokasi Alternatif

“Kami tentunya setuju kalau pasar kami ini direhab. Apalagi tujuannya untuk kenyamanan pedagang. Asalkan selama peremajaan itu kami tetap bisa berjualan. Tapi jangan saat bulan ramadan. Karena saat itu pembeli sedang ramai,” kata Yanto, salah satu pedagang di Pasar Barukoto II, Rabu (11/5/2016).

Ia berharap, setelah peremajaan, para pedagang dapat dipilah-pilah berdasarkan jenis dagangan. Ia juga berharap agar Pemerintah Kota dapat mengubah trayek angkutan kota (angkot) agar banyak yang melalui kawasan Kampung Cina.

“Sayuran-sayuran, ikan-ikanan sama yang jual baju dan sandal harus terpisah sendiri-sendiri. Jangan campur-campur. Terus kami minta angkot juga kalau bisa masuk semua ke Barukoto ini agar pasar ini semakin ramai dikunjungi masyarakat,” paparnya.

Selain pedagang Pasar Barukoto II, pedagang di Pasar Barukoto I juga meminta agar pasar mereka direvitalisasi atau diremajakan. Sebagaimana diungkapkan Suryani, salah satu pedagang Pasar Barukoto I.

“Wacananya sudah lama. Sampai sekarang belum ada tindaklanjut. Sekarang masih acak-acakan. Kami berharap semua tersusun rapi. Tapi jangan sampai mematikan mata pencaharian kami sehari-hari. Kami juga minta fasilitas disini ditambah seperti lampu, WC, mushola dan tong sampah,” paparnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu, Erwan Syafrial, menjawab, peremajaan Pasar Barukoto II saat ini masih proses tender. Bila pemenang tender telah ditetapkan, lanjutnya, maka rencana peremajaan akan disosialisasikan secara massif kepada para pedagang.

“Kita akan menyiapkan auning terpal untuk para pedagang. Semua sarana dan prasarananya akan kita penuhi. Peremajaannya bertahap. Yang di luar dulu, baru kemudian yang dalam. Untuk Pasar Barukoto I rencananya pada tahun 2017 mendatang,” demikian Erwan. [Yayuk Intan/RN]