Bupati Dirwan Mahmud bersama anggota dewanBENGKULU SELATAN – PB,  Beredarnya rumor penangkapan Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud dibeberapa media online dibantah langsung oleh Ajudan Bupati, Yoga Wijaya. Ia mengatakan bila informasi tersebut adalah berita bohong. (Baca juga: Dirwan Tantang BNN Ungkap Siapa Pemilik Sabu dan Ekstasi di Kantornya)

“Hingga detik ini pukul 19.20 WIB, saya terus mendampingi dan bersama dengan Bapak Bupati untuk makan malam di salah satu tempat di Yogyakarta. Mengenai berita ditangkapnya Bapak itu tidaklah benar,” kata Yoga melalui via telepon.

Lebih lanjut, Yoga menyampaikan pesan dari Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud agar mereka yang membuat berita fitnah dapat segera insaf. “Bapak mengharapkan mereka segera sadar,” katanya.

Ia juga menyampaikan bila tadi sore, pukul 18.30 WIB, Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud melakukan dialog live disalah satu televisi nasional. Jadi, sambungnya, rumor yang menyatakan Bupati Dirwan telah diamankan dan saat ini masih diperiksa intensif oleh penyidik BNN adalah informasi yang salah.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Bengkulu Selatan Yevri Sudanto menyampaikan bila dirinya sedang bersama dengan Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud dalam rangka Dinas Luar (DL).

“Saya bersama dengan rekan-rekan dewan lainnya sedang bersama Bapak Bupati, dan keberadaan kami di Yogjakarta saat ini merupakan kegiatan yang sudah teragendakan untuk bertemu investor yang ingin menanamkan modalnya di Bengkulu Selatan,” ungkapnya melalaui via telepon.

Keberadaan para legislatif tersebut terkait tindak lanjut rencana pembangunan pabrik Sengon dalam waktu dekat. Ditempat tersebut hadir juga anggota dewan lainnya, diantaranya Gunadi Yunir, Dody Martian dan Hatta Endrita.

Hal senada juga disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu Budiharso dalam jumpa persnya tadi siang. Ia mengakui tidak tahu menahu mengenai rumor penangkapan Bupati tersebut. (Baca: Ini Penjelasan Lengkap BNN Soal Temuan Narkoba di Ruangan Dirwan).

“Saya tidak tahu kalau beliau (Dirwan) ditangkap. Dia dimana saja saya juga tidak tahu,” kata Kepala BNN Bengkulu, Budiharso saat ditanyai terkait berita penangkapan Dirwan.

Untuk diketahui, dalam proses penggeledahan yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu pada Selasa (10/5/2016) kemarin, petugas menemukan dua jenis narkoba, sabu dan ekstasi. Kedua barang bukti itu digeletak di kursi tamu dan satu lagi digeletakkan di karpet dekat dengan lemari kulkas. (Apdian Utama)