Tes Urine Kepala Sekolah (2)BENGKULU, PB – Berbeda dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di tempat-tempat lainnya, kali ini Dinas Pendidikan Kota Bengkulu memanggil 78 Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat SMA dan SMP se-Kota Bengkulu untuk melakukan tes urine.

Baca juga: Mahasiswa Harus Tes Urine Narkoba

Kegiatan yang digelar di aula gedung tersebut, bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), RSUD Kota Bengkulu. Kepala Dinas Pendidika Kota Bengkulu Rosmayetti mengatakan pemeriksaan seluru kepala sekolah SMA/SMK dan SMP di Kota Bengkulu saat ini hasil sementara ini negatif atau bebas dari narkoba.

Meski dinyatakan bebas dari narkoba, lanjutnya, apa bila dari BNN sudah ada analisis hasil pemeriksaan tes lebih lanjut positif mengadung Narkoba, maka Kepalah Sekolah yang terkena narkobakan akan tindak lanjuti dan diproses sesuai ketentuan berlaku.

“Hasil proses nantinya bakal dilaporkan kepada pimpinan. Yang jelas apapun bentuk sangsi yang telah di tetapkan oleh Pemerinta Bota Bengkulu, Dinas Pendidikan, siap melaksanakannya sekalipun pencopotan jabatan,” tegas Rosmayetti.

Lebih lanjut, ia mengatakan kepala sekolah adalah pimpinan yang memberi tanggung jawab penuh kepada sekolahnya masing-masing, tentunya merekah harus terbebas narkoba. Tahun ini, tes urine juga akan dilakukan terhadap guru, tata usaha dan siswa.

“Untuk tahap awal ini kita Kepala Sekolah dulu. Untuk tahap selanjutnya nanti bagian guru kita serahkan dengan dinas, untuk memfasilitasi dan memimta bantuan tenaga dari BNN dan RSUD Kota Bengkulu, kemudian untuk siswa nanti bekerja sama dengan komite,” ungkap Rosmayetti.

Dari target 106 kepsek yang ada, baru 76 yang mengikuti tes tersebut. Ia berharap semua hadir. Andai ada Kepsek yang tidak hadir maka akan dilakukan penjadwalan ulang. Pihak Diknas akan meminta petunjuk Wali Kota Bengkulu terlebih dahulu karena itu penjadwalan ulang sifatnya rahasia.

“Kita menginginkan yang pasti lihat terlebih dahulu alasan mereka tidak hadir itu kenapa, yang tidak datang akan saya panggil dan kita telpon langsung untuk SMP ada 32 kepala sekolah dan untuk SMA/SMK 46 baik swasta maupun negeri,” ungkapnya.

Dalam pemeriksaan ini juga Rosmayeti mengatakan untuk dewan guru akan kita lakukan setelah ini. Ia berharap Kota Bengkulu kedepannya bersinar bersi dari narkoba.

“Kami akan rembukkan kembali berdasarkan jenjang pendidikan kepada seluru orang tua, guru, tata usaha, karena bagai mana kita yakinkan terbebas narkoba, yang tidak hadir hari ini saya sendiri yang akan telpon dan kita akan tuntaskan hari ini,” tutup Rosmayetti. (Yayuk intan)