13473828_896192333824870_269158836_nBENGKULU, PB – Menteri Sosial RI Khofifah Indra Parawangsah menyerahkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kepada masyarakat miskin di Kota Bengkulu, yang merupakan program perlindungan sosial kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM).

Jumlah penerima PKH Se-Provinsi Bengkulu sebanyak 29.206 keluarga miskin, dengan total Rp 61. 179. 025. 000, Jumat (17/6). Baca juga29.208 Warga Bengkulu Terima Dana PKH

Kofifah mengharapkan program ini dapat membantu masyarakat penerima dan dipergunakan sebaik-baiknya. “Bantuan PKH jangan sampai digunakan untuk membeli pulsa, tapi gunakan dengan sebaik-baiknya,” kata Kofifah.

Kofifah menjelaskan dana PKH disalurkan melalui KPPN PT Pos, tidak melalui APBD dan Kemensos. Bantuan ini diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan.

Serta mengurangi angka kematian bayi dan balita serta pengurangan kematian ibu melahirkan. “Ini adalah usaha pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan. Ketika ibu hamil adalah harus ada tambahan gizi,” kata dia.

Selain PKH, dalam kesempatan ini mensos juga memberikan bantuan sosial lainnya. Diantaranya bantuan lanjut usia kepada 600 jiwa dengan anggaran sebesar Rp 1,4 miliar. Baca jugaKhofifah: Waspada, Kekerasan Seksual Fenomena Gunung Es

Bantuan beras sejahtera kepada 123. 671 keluarga dengan anggaran sebesar Rp 161.724.566.700. Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) kepada 343 kelompok dengan total Rp 6,860 miliar serta bantuan kepada disabilitas. “Bantuan sosial yang kita berikan mencapai 238 miliar,” pungkasnya. [MS]

mensos ri mensos ri deklarasi kader antinarkoba