syarnubiBENGKULU, PB – Pemerintah harus bekerja keras untuk meraih Piala Adipura tahun 2016. Sebab, hingga saat ini, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kota Bengkulu masih minim fasilitas. Hal ini disampaikan sendiri oleh Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Bengkulu, Syarnubi, baru-baru ini.

Lihat jugaBangun TPA Baru Senilai Rp 16,5 Miliar, TPA Pagar Dewa Bakal Ditutup

Ia bilang, diantara alat yang belum ada adalah bulldozer, excavator, grader serta loader. Padahal, katanya, alat-alat ini sangat dibutuhkan karena volume sampah setiap tahun terus bertambah dan lahan TPA Air Sebakul baru saja diperluas.

Syarnubi menjelaskan, saat ini TPA di Kota Bengkulu masih menggunakan system open dumping. Padahal penilaian Piala Adipura mensyaratkan pengelolaan sampah melalui system sanitary refill. Untuk system sanitary refill sendiri sulit untuk diterapkan bila sebuah TPA belum memiliki prasayarat yang cukup.

“Anggarannya harus diajukan dulu. Selama ini belum diajukan karena dilokasi TPA belum ada jembatan timbang, lahan untuk mencuci alat berat, sumur kontrol dan lainnya,” kata Syarnubi kepada jurnalis.

Lihat jugaPengembangan TPA Fokus Pembebasan Lahan

Pun demikian, Syarnubi masih optimis pada tahun 2016 ini Kota Bengkulu akan dapat kembali merebut Piala Adipura. Sebab, menurut dia, sejumlah titik yang menjadi penilaian untuk meraih penghargaan tersebut berada dalam kondisi yang baik. [Nurul Saadi]