PNS Seragam Putih - Foto IstimewaREJANG LEBONG, PB – Sebanyak 17 PNS yang bertugas di dinas pertambangan dan Energi (Distamben) Rejang Lebong belakangan diketahui di sanksi berat oleh Badan Pertimbangan Pangkat dan jabatan (Baperjakat) Rejang Lebong atas persetujuan Bupati Rejang Lebong H A Hijazi.

Keputusan ini diambil lantaran ke 17 PNS ini diketahui tidak melaporkan sejumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh Distamben tahun anggaran 2015 lalu.

“Mulanya hanya berawal dari informasi saja. Selanjutnya kita tindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan khusus terhadap 17 orang PNS tersebut oleh Inspektorat. Hasilnya ternyata informasi itu benar,” ujar Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Rejang Lebong, Zulkarnain MT, sabtu (30/07).

Dikatakan Zulkarnain, setelah mendapatkan hasil pemerikaaan tersebut, ternyata para PNS itu sengaja tidak membuat lapoan Spj kepada pemkab Rejang Lebong.

“Setelah kita konsultasi dengan pak Bupati, maka kita berikan sanksi berat berupa penundaan pangkat selama 1 tahun,’ ujar Zulkarnain.

Diharapkannya, dengan kejadian ini dapat memberikan pelajaran kepada SKPD lain agar tidak coba – coba melakukan hal serupa. “Setiap kegiatan yang dilaksanakan maupun tidak dilaksanakan harus di laporkan kepada Pemkab. Ini akan menhadi dasar laporan pertanggungjawaban pak Bupati di setiap akhir tahun anggaran nanti,” ujar Sekda. (Ifan)