13639760_120300000046844080_1332713650_oBENGKULU TENGAH, PB – Dana Pilkada Benteng Rp 15,9 Miliar yang rencananya akan dibayar dua tahap hingga Pilkada 2017 mendatang, kembali diingatkan Komisioner KPU RI Arif Rahman Hakim saat mengecek kesiapan penyelenggara pemilu Kabupaten Benteng Kamis (28/7/2016) tadi.

Komisioner KPU RI: PPK dan PPS Jangan Kopi Bareng Kandidat

Arief yang juga ikut menyaksikan pelantikan Pantia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) KPU Benteng mengingatkan Pemda Benteng agar membayar anggaran Pilkada tepat waktu. Karena bila anggaran terhambat proses pilkada bisa terganggu dan menambah beban penyelenggaraan Pilkada.

“Kepada teman-teman (KPU Benteng-red) agar bisa mengajukan pencairan sebulan sebelum dana habis. Untuk itu mereka diminta bisa menghitung kapan dana habis. Dan kepada pemerintah daerah agar membayar (sisa) anggaran tepat waktu. Karena proses pilkada tidak sama dengan anggaran rutin yang bisa dipending. Kalau tidak teapt waktu beresiko terhadap pelaksanaan pilkada berjalan tidak tepat waktu,” kata Arif.

Dia meninjau KPU Benteng saat ini baru menerima 75% anggaran dari Pemda. Pada saatnya nanti sisa itu harus segera dicairkan. “Saat ini KPU Benteng baru menerima sekitar 75%, yang 25% itu diharapkan segera dicairkan karena pelaksanaan pilkada begitu ketat,” sambung Arif.

Sekda Benteng, Muzakkir Hamidi, menyatakan pemda sudah mengajukan APBD-P ke DPRD Benteng untuk mensukseskan Pilkada. Sebab itu kini pihaknya melalui DPPKAD tengah menunggu proses tersebut untuk mencairkan dana pilkada. “Kami sudah mengajukan ke dewan (DPRD BEnteng) untuk pencairan APBD-P tahun ini. DPPKAD sudah koordinasi, bahwa untuk dana pilkada kini sudah diproses di dewan,” kata Muzakkir. (Dedy Irawan)