13782123_10206740868107878_7411502620452892707_n 13892284_10206740865707818_8328887408819844439_n 13901523_10206740868907898_3474505298941969159_n

13902548_10206740866707843_2301304454650881777_n

 

 

 

 

 

 

 

 

BENGKULU, PB – Keingnan Pemerintah Kota Bengkulu agar Warga Diajak Proaktif Laporkan Jalan Rusak mendapat tanggapan dari publik, khususnya informasi mengenai jalan warga yang rusak dan belum di aspal. Informasi tersebut diposting publik melalui media sosial facebook diserta potret jalan.

Warga berharap program 1000 Jalan Mulus yang dicanangkan Pemerintah Kota Bengkulu menyentuh daerah mereka yang masih terisolir dari pembangunan. Salah satunya, netizen Alimansyah Fisip yang menuntut perhatian serius dari pemerintah.

“Kapanlah jalan depan rumah diaspal, sejak 2011 sd sekarang belum ada campur tangan Pemda Kota, apa masih perlu cara lama dititip dan dikawal Dewan yg terhormat atau memo pejabat eksekutif baru proposal usulan diterima,” tulisnya dalam postingan.

Alimansyah menjelaskan bila proses pengerasan jalan di tempatnya sudah pernah dilakukan secara swadaya menggunakan batu koral. Namun untuk permintaan pengaspalan telah diajukan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Proposal setahu saya personal sudah 2 kali lewat PU, sekali hilang, sekali lagi mentok karena banyak yang nitip n gak ada yang kawal, lewat RT sudah disampaikan 2 tahun yang lalu pernah minta ttd warga pak RT ke kelurahan tapi dak tahu cak iyo nian apa idak, krn jalan tu depan kantor lurah tulah?,” ungkapnya.

Terpisah, netizen bernama Dedy Aprizal juga berharap jalan ditempatnya segera di aspal. “Samo bae pak, Perumnas kami Teratai Indah dari tahun 1997 belum diaspal jalannyo, ado Perumnas baru tapi karena ada yang ngawal sekarang lah hotmix,” tulisnya dengan nada kesal.

Hal sama juga disampaikan ResiLia Tiara. “Pak Wali gang di daerah penurunan tepatnya di RT3 dan RT4 MOHON DIPERHATIKAN… udah parah tapi belum juga ada perbaikan,” tulisnya.

Netizen Utari Tul Aini Utari juga menulis, “Cubo la jalan depan SMK 7, SMK 3 Lempuing itu elokkan jugo biar dak banjir kalau hujan kasian pak anak2 nyaaaaa thanks atas perhatiannya”.

Santi Saptriati Ningsih menulis, “Jalan Makarti RT 10 komplek transmigrasi jalannya rusak pak,,, gangnya persis samping BNN Bengkulu dpn SMKN 2 Bengkulu atau STM Negeri pak Padang Harapan”.

Elsa Cantika menyebutkan, “Jln. Di prumahan kami pak helmi dari mulai di buat sampe kini belum di aspal… Prum Tj Permai RT 6 RW 2, Kel Sukarami, Kec Selebar Blok A Bengkulu… tlg Pak Wali,” tulisnya.

Lain halnya, Rachmat Ariefuddin. Ia memposting jalan utama yang berlubang. “Jalan Timur Indah Raya. Dekat Simpang SLB. Ditengah jalan ada Pohon Pisang serta Dipasang Bendera kuning untuk menutup lobang…,” tulisnya.

Edwar Gunawan menulis, “Jalan perkampungan di Surabaya RT 7 RW 4 Kota Bengkulu, Jln Sakinah belum di buatkan… warga telah pro aktif menimbun tanah kuning dan pengerasan degan bongkaran aspal dan bekas bahan bangunan”.

Menanggapi hal tersebut, beberapa netizen menyampaikan saran. Awal Udin menulis “Buat proposal: nama jln, alamat, panjang, lebar, lampir foto. Mengetahui RT, masukan ke Dinas PU atau titip ke pemilik akun ko…”.

Sementara itu, Man Nuhar meminta agar warga bersabar dan muda-mudahan didengar dan jadi perhatian Wali Kota Helmi Hasan sebagai inisiator program 1000 Jalan Mulus Kota Bengkulu. “Muda-mudahan dari 1000 masih ada anggarannya,” tulisnya. (Yn)