Akibat Aktifitas Tambang Liar

14075108_867092043424489_455597198_o 14087728_867092056757821_1895888509_o

 

 

 

 

 

REJANG LEBONG, PB – Sebanyak dua titik lokasi di sepanjang jalan lintas Curup – Muara aman terancam longsor. Diantaranya, tepi jalan Desa Dataran Tapus dan tepi Jalan Desa Bandung Marga, Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR).

Belakangan diketahui kondisi rawan longsor ini terjadi sebagai dampak penmbangan liar tanah liat sebagai bahan baku pembuatan batu bata yang dilakukan oleh sejumlah pengusaha batu bata.

“Sudah hampir 3 tahun kondisi ini terhadi pak. Setiap hujan deras datang, tanah galian longsor dan menutup badan jalan. Termasuk pepohonan yang tumbuh di atasnya,” ujar Kokong (34) Warga Desa bandung Marga.

Dikatakan Kokong, usaha pembuatan batu bata itu milik sejumlah pengusaha setempat dan warga dari luar desa Dataran Tapus dan bandung marga ini.

“Apalagi, usaha batu bata ini sebagian besar informasinya tidak memiliki izin resmi. Sedangkan dari aktifitas mereka sendiri sudah bisa membahayakan jiwa manusia. Bagaimana tidak, jika terjadi longsor dan kebetulan ada pengendara lewat dan tertimbun tentu akan menimbulkan korban jiwa pak,” ujar Kokong.

Atas kondisi itu, warga setempat meminta agar pemerintah bertindak tegas. Setidaknya melarang pelaku usaha untuk mengaambil bahan baku tanah liat dari tepi jalan raya untuk mencegah dampak yang berbahaya. “Kami harap secepatnya ada tindakan dari pemerintah. Jangan sampai menunggu korban jiwa pak,” ujar Kokong. (Ifan)