13898438_855598614573832_750519109_oREJANG LEBONG,PB – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Rejang Lebong, selasa pagi (02/08) menggelar kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh seluruh pemuda dan organisasi pelajar di kabupaten Rejang Lebong.
Tujuannya, tak lain untuk mencegah dan mengantisipasi adanya paham Komunis yang masuk ke wilayah Rejang Lebong. “Kita harus pahami jika nilai ideologi pancasila saat ini mulai memudar di kalangan generasi muda. Sehingga harus segera dijaga agar generasi muda selanjutnya tidak semakin hancur,” ujar Ketua KNPI Rejang Lebong, Dwi Mardiantara dalam penyampaian materi di ruang pola Pemkab Rejang Lebong.
Melalui tema ‘Memperkuat Ideologi Bangsa Untuk Mencegah Timbulnya Bahaya Laten Komunis di Kabupaten Rejang Lebong’ Dwi Mardiantara menilai jika ideologi pancasila yang semakin memudar membuat lemahnya generasi muda saat ini.“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Seluruh lapisan elemen masyarakat,” ujar Dwi.
Serupa disampaikan oleh Dandim 0409 RL Letkol Kav. Hendra S Nuryahya, melalui Mayor Agus Salim, menurutnya sikap komunis saat ini ada karena laten. Bentuknya bukan hanya dalam organisasi saja, tapi bisa seperti pengkaburan sejarah, gerakan-gerakan yang radikal dan lain-lain.“Dasar negara harus dikuasai,” Ujar Agus.
Pantauan wartawan, Dialog yang menghadirkan narasumber dari Kesbangpol RL, Dinas Pemuda dan Olahraga RL , Dandim 0409 RL, dan Kasat Binmas Polres RL ini juga membuat kesepakatan dalam bentuk deklarasi anti komunis yang ditandatangani ratusan pemuda yang hadir saat itu. Dalam deklarasi tersebut, berisi bahwa pemuda RL menolak paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa, berkembang di Kabupaten RL. Kedua meminta aparat penegak hukum menindak tegas upaya menumbuhkembangkan gerakan bahaya laten komunis dan paham radikalisme lainnya. Dan pemuda RL sepakat menegakkan ideologi bangsa yaitu ideologi pancasila. (Ifan)