Pengelolaan Pantai Panjang Butuh Sinergitas

tony alfianBENGULU, PB – Pengelolaan aset Pantai Panjang yang Dulu Sempat Jadi Polemik antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tampaknya kembali hangat setelah Gubernur Ridwan Mukti hanya memberikan dua opsi, yakni kembali ke tangan pemprov atau diserahkan kepada pihak swasta.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu bersikap tegas tetap ingin pengelolaan Pantai Panjang menjadi kewenangan kota. Pasalnya, aset yang telah lama diperjuangan hak pengelolaannya tersebut belum lama ini diserahkan kepada Pemerintah Kota. Apalgi, sambungnya, objek wisata ini letak lokasinya di Kota Bengkulu

“Ya, Pantai Panjang adalah objek wisata Kota Bengkulu, jadi kita menyampaikan kepada Gubernur bahwa pengelolaan pantai panjang tetap dikelolah oleh Pemkot. Namun bila Pemprov ingin membantu dalam pengolaan pantai justru itu yang diharapkan” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Toni Elfian, Jumat (05/08/2016).

Toni, menambahkan jika nantinya pengelolaan pantai panjang diserahkan kepada pihak ketiga, Pemkot khawatir pihak ketiga nantinya tidak dapat bertanggungjawab dalam pengelolaan pantai tersebut. “Kalau ada pihak ke tiga, ya siapa pihak ke tiga itu? Nanti yang kita takutkan justru pihak ketiga tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Bengkulu dan DPRD Kota Bengkulu yang baru saja merampungkan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Pariwisata bakal melakukaan penataan terhadap Pantai Panjang menjadi salah satu objek wisata di Kota Bengkulu.

“Selama ini, anggaran daerah masih diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan, gedung, trotar dan drainase, pembangunan rumah sakit dan sebagainya. Kedepannya, Pariwisata, Target Penataan Berikutnya,” ungkap Toni.

Toni juga mengingatkan kepada Pemerintah Ridwan Mukti – Rohidin Mersyah pada awal pemerintahnnya dalam Pengelolaan Pantai Panjang, Pemprov Ajak Pemkot Bersinergi. Ajakan Garap Pantai Panjang, Pemprov dan Pemkot Berbagi Peran disampakan Wakil Wali Kota Patriana Sosialinda saat menjamu wartawan makan siang bersama di kawasan Anggut Atas pada tanggal 21/3/2016) lalu.

“Baru-baru ini saya dan Wali Kota Helmi Hasan sudah membahas masalah ini bersama Gubernur Ridwan Mukti dan Wakil Gubernur Rohidin Mersyah. Kami sudah bersepakat untuk bersinergi. Dalam waktu dekat akan dibahas bersama bagaimana mengelola Pantai Panjang dan juga destinasi wisata lainnya,” katanya saat itu.

Seperti diketahui, sebelumnya Gubernur Bengkulu melakukan rapat pengelolaan pantai panjang bersama dengan Pemkot Bengkulu. Dalam rapat tersebut Gubernur mengeluhkan kondisi Pantai Panjang yang semeraut dan kotor, Gubernur menilai pantai panjang tak terurus dengan baik. Kedepannya diharapkan Penataan Pantai Panjang Selaras Nawacita. (Nurul Saadi)