14080070_319012708489891_7355177950356394785_nBENGKULU, PB – Pembangunan pabrik Semen Merah Putih di Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu yang sempat terhenti, kini dapat dipastikan berlanjut setelah Wali Kota Bengkulu H. Helmi Hasan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Cemindo Gemilang.

Nilai investasi pembangunan pabrik semen ini sendiri diperkirakan akan menelan anggaran hingga Rp150 Milliar. Ditargetkan pada tahun 2016 proyek Semen Merah Putih tersebut akan rampung. Sehingga tahun 2017 mendatang diharapkan perusahaan tersebut sudah beroperasi.

Wali Kota sendiri menyambut baik kehadiran investor nasional tersebut. Pasalnya, perusahaan ini memiliki kredit investasi yang lebih baik setelah berhasil mengakuisisi sebagian besar saham perusahaan asal Vietnam, Chinfon Cement Corporation pada tahun 2012.

Wali Kota juga berharap keberadaan pabrik Semen Merah Putih ini tidak hanya mendukung pembangunan daerah tetapi juga mampu mengurangi pengangguran dengan memberi kesempatan kepada masyarakat Bengkulu untuk bekerja di perusahaan tersebut.

“Nah, inilah yang coba kita bangun bagaimana investasi yang masuk itu betul-betul bisa bermanfaat, bukan hanya bagi pemerintah tapi juga masyarakat Kota Bengkulu khususnya. Intinya bagaimana kemudian tujuan pemerintah bisa segera terwujud untuk mensejahterakan masyarakat,” tutur Helmi.

Di sisi lain, usai penandatanganan MoU PT Cemindo Gemilang menyerahkan 1 unit bus pariwisata, yang diharapkan dapat menunjang transportasi di kawasan wisata.

Pimpinan PT Cemindo Gemilang, Andre Wenas menyampaikan bila sumbangan bus pariwisata tersebut sebagai wujud apresiasi perusahaan terhadap masyarakat Bengkulu dan Pemerintah Kota yang telah memberi kemudahan dalam proses perizinan untuk pabrik semen dengan kapasitas produksi mencapai 220 ton per tahun. 

“Investasi ini merupakan aset dan Pemda Kota Bengkulu sendiri telah memberikan support yang luar biasa, sehingga semua tahap perizinan dan pembangunan pondasi sudah mulai diselesaikan. Kami dari pihak investor sangat berterima kasih dan akhir tahun ini kami optimis sudah bisa beroperasi,” ujarnya, tadi siang, Kamis (18/8/2016).

Pihak perusahaan berharap, hadirnya perusahaan semen di Kota Bengkulu dapat ikut mendorong penyebaran industri pembangunan nasional ke luar pulau Jawa untuk membuka daerah-daerah yang masih terisolir.

Dalam profilenya, PT. Cemindo Gemilang merupakan pemegang merek Semen Merah Putih yang berdiri sejak tahun 2011. Dalam rangka penyediaan bahan baku berkualitas untuk negeri, saat ini PT. Cemindo Gemilang membangun pabrik terintegrasi di daerah Bayah, Banten, dengan kapasitas produksi klinker 10.000 ton per hari, atau setara dengan produksi 4 juta ton semen per tahun.

Perusahaan semen ini juga diketahui memiliki teknologi mukhtahir dalam proses supply chain yang lengkap (mulai dari proses produksi hingga pelabuhan tersendiri) serta penerapan konsep pabrik yang ramah lingkungan dan sosial.

Selain membangun pabrik semen terintegrasi di daerah Bayah, PT. Cemindo Gemilang juga memiliki pabrik penggilingan (grinding plant) di daerah Ciwandan, Banten, dengan kapasitas dua line produksi sebesar 750.000 dan 1.000.000 ton per tahun. Line produksi pertama dari pabrik Ciwandan ini telah siap beroperasi sejak Januari 2014. (HMS/RPHS)

Pabrik Semen 14051628_319012685156560_7971205440112891785_n 13925224_319012641823231_1470790197405255234_n