pelatihan-penanganan-autis-di-bapelkes-provinsi-bengkulu-3BENGKULU, PB – Autisme bisa disembuhkan. Demikian dinyatakan Dr Rudy Sutardi SpA MARS SPdi saat menggelar pelatihan Smart Appiled Behavior Analysis (ABA) di Aula Bapelkes Provinsi Bengkulu, Rabu (21/9/2016).

Baca juga: Stop Diskriminasi Autisme

Pertemuan ini sendiri diikuti oleh berbagai kalangan di Bengkulu yang bersentuhan dengan persoalan autisme. Dr Rudy Sutardi sendiri dikenal sebagai konsultan Smart ABA dan BIT atau akrab disapa ‘Bapak ABA Indonesia’.

Ia menjelaskan, dukungan serta motivasi dari keluarga besar menjadi faktor utama dalam proses penyembuhan dari anak-anak autis. Metode ABA sendiri merupakan ilmu terapan (teknis-praktis) yang menggunakan prosedur perubahan perilaku.

Setiap anak diajarkan untuk menguasai berbagai kemampuan/aktivitas dengan ukuran nilai-nilai standar yang ada di masyarakat. Diantaranya dengan melakukan pendekatan dengan penderita melalui gerakan motorik kasar dan imitasi gerakan halus

“Untuk melatih gerakan motorik kasar adalah dengan posisi duduk,” kata Dr Rudy.

Untuk kesuksesan tersebut, tambahnya, anak diajarkan/dilatih secara intensif serta sistematik atau diajarkan/dilatih sesuai urutan ilmiahnya, terstruktur (adanya teknik baku dalam mengajarkan/melatih), dan terukur (adanya penilaian kuantitatif untuk mengukur keberhasilan anak).

“Serta melakukan intervensi atau modifikasi dimana perlu sesuai dengan masalah yang teridentifikasi,” tutupnya. [Zero]

pelatihan-penanganan-autis-di-bapelkes-provinsi-bengkulu-2 pelatihan-penanganan-autis-di-bapelkes-provinsi-bengkulu-1