14408330_884352191698474_1636777187_oREJANG LEBONG, PB – Pa (23), Warga Kelurahan Sukaraja Kecamatan Curup Timur, senin malam (19/09) sekitar pukul 23.00 WIB ditagkap petugas Polres Rejang Lebong. Pasalnya, pemuda pengangguran itu tertangkap tangan membawa senjata tajam jenis parang di bilangan jalan merdeka, pasar Bang Mego Kecamatan Curup.

Infonya, saat diamankan, pelaku dalam keadaan mabuk minuman keras oplosan dan sempat mengamuk di sebuah rumah makan nasi goreng kawasan pasar bang mego tersebut.

“Pa sekarang sedang kita periksa secara intensif. Pa kita jerat dengan undang – undang darurat senjata tajam nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara lantaran tertangkap membawa senjata tajam di tempat yang tidak semestinya,” ujar Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong, AKP Chusnul Qomar SH.S.ik melalui Kanit Pidus Sat Reskrim, Aiptu WRS Gultom SH di ruang kerjanya.

Dijelaskan Gultom, kronologis peristiwa bermula saat petugas mendapatkan informasi dari warga jika pelaku sedang mengamuk dan berteriak di sebuah warung makan nasi goreng sembari membawa parang. Petugas langsung mendatangi lokasi. Benar saja, saat itu Pelaku sedang mengamuk sembari mengibas-ngibaskan parang yang ada di lengannya ke arah sejumlah warga yang berada di sana.

“Oleh petugas kita, Pelaku langsung kita amankan dan kita bawa ke Mapolres Rejang Lebong,” ujar Gultom.

Ditambahkan Gultom, dari hasil pengakuan pelaku, aksi nekat pelaku dilakukan lantaran pelaku tersinggung oleh ulah temannya. “Mereka awalnya sama – sama mabuk dan makan di warung nasi goreng itu. setelah itu, mereka saling ejek.

Pelaku tersinggung dan pergi dari TKP mendatangi rumah salah satu temannya di Karang Anyar. Disana dia mengambil parang dan kembali lagi ke TKP mencari temannya tersebut. Tetapi, temannya itu sudah tidak ada lagi disana. Makanya dia ngamuk gara – gara mabuk dan barulah kita tangkap,” ujar Gultom. (Ifan)