14393195_883802661753427_523024150_oREJANG LEBONG, PB – Setelah menjalani perawatan medis secara intensif di RSUD Curup selama 2 hari terakhir, Hikmah, seorang bayi perempuan berusia 22 bulan warga Desa Kota Padang Kecamatan Kota Padang diklaim mengalami kondisi gizi buruk oleh Tim Medis RSUD Curup. Ini tentunya setelah dilakukan pemeriksaan lanjut terhadap sejumlah item gejala gizi buruk. Diantaranya, tinggi badan dan berat badan yang jauh dibawa standar anak seusia Hikmah.

“Setelah kita periksa lebih lanjut,  Hikmah ini ternyata mengalami gizi buruk bukan lagi gizi kurang. Seharusnya, anak usia 22 bulan sudah memiliki berat badan berkisar 10 Kg sampai 12 KG dengan tinggi badan antara 80 Cm hingga 10 CM. Tetapi Hikmah hanya memiliki berat 7 KG dengan tinggi badan 73 Cm,” ujar Dokter Spesialis anak yang menagnai Hikmah, Dr Dio Rahmat Biade SpA saat ditemui usai melakukan pemeriksaan terhadap Hikmah.

Dijelaskan Dr Dio, untuk saat ini pihaknya sedang melaksanakan tatalaksana penanganan untuk meningkatkan giji terhadap Hikmah. Salah satunya dengan cara memberikan asupan giji sesuai dengan kriteria giji yang baik, memberikan penanganan medis hingga berat tubuh hikmah mencapai normal.

“Selain itu, kita juga sudah melakukan pengobatan THT terhadap Hikmah. Sebab, setelah dilakukan pemeriksaan ternyata Hikmah juga menderita infeksi pada telinga, sehingga butuh pengobatan THT dan itu sedang kita lakukan,” ujar Dr Dio.

Ditambahkan Dr Dio, untuk target kepulihan Hikmah dari penyakit yang dideritanya, Tim medis belum bisa memastikan. Pasalnya, proses penyembuhan atau pemulihan balita penderita gizi buruk butuh proses yang lama. “Kita masih melakukan asupan Gizi, pemeriksaan kesehatan serta melihat respon makanan yang kita berikan kepada Hikmah untuk pemulihan gizinya,” ujar Dr Dio.

Sekedar mengingatkan, Hikmah, bayi perempuan berusia 22 bulan buah perkawinan Rahimin (42) dan Ety Herlina (33) Warga Desa Kota Padang Kecamatan Kota Padang, sabtu Siang (17/09) akhirnya dirawat di IGD RSUD Curup lantaran menderita gizi kurang. Putri bungsu dari pasangan suami istri (Pasutri) buruh tani ini di klaim telah menderita giji kurang sejak setahun kebelakang.

Namun, lantaran tidak ada biaya, kedua orang tua Hikmah terpaksa pasrah dengan kondisi anaknya tersebut. Mujurnya, kondisi Hikmah terpantau langsung oleh Camat Kota Padang, Jondrik beserta istrinya yang belum sepekan menjabat sebagai camat. Hikmah akhirnya dibawa ke RSUD Curup untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan medis. (Ifan)