RSUD CurupREJANG LEBONG, PB – Bobroknya pengelolaan keuangan RSUD Curup yang dilakukan oleh pihak magemen RSUD Curup mengundang perhatian dari DPRD REjang Lebong. Ketua KOmisi I DPRD REjang Lebong, Rudi Nasution berencana akan memanggil semua pihak terkait untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut.

Lihat juga: Hipertensi Dominasi Pasien Rawat Jalan RSUD Curup

“KIta mendap[atkan informasi jika terjadi perbedaan laporan keuangan yang dibuat oleh manajemen RSUD Curup sejak tahun 2014 lalu. Bahkan. terjadi selisih silva senilai Rp. 7,2 Milyar. Ini akan ita tindaklanjuti secepatnya,” ujar Rudi.

Dijelaskan Rudi, pihaknya akan memanggil pejabat RSUD Curup yang saat ini menjabat serta para pejabat RSUD Curup yang menjabat sejak tahun anggaran 2014 lalu. “KIta akan adakan hearing dengan mereka agar permasalahan ini menjadi jelas. Sebab, selisih Silva ini sudah masuk dalam temuan BPK RI,” ujar Rudi.

Ditambahkan Rudi, dari hearing tersebuit akan diketahui alasan serta penyebab perbedaan penyajian data keuangan yang dibuat oleh RSUD Curup serta pihak DPKAD Rejang Lebong. “Jika kita biarkan masalah ini akan enjadikan bumerang bagi mereka. Khususnya soal dugaan kasus korupsi. Jadi sebaiknya kita lakukan pembenahan terlebih dahulu,” ujar Rudi. (Ifan)