Teuku Zulkarnain (1)BENGKULU, PB –  Wakil Ketua II DPRD Kota Bengkulu, Teuku Zulkarnain menegaskan menolak adanya aktivitas  transshipment atau bongkar muat batubara disekitar kawasan Pulau Tikus. Menurutnya hal tersebut dapat mempercepat kerusakan alam pulau tikus. Apalagi katanya, kawasan itu sebagai kawasan konservasi.

Selain itu, pulau tersebut mulai diminati oleh masyarakat dalam Kota maupun luar Kota Bengkulu sebagai objek wisata. Disayangkan jika tempat tersebut akan menjadi bangkai alam dan tak dikunjungi para wisatawan.

“Kita akan menolak itu, karena itu merupakan kawasan konservasi. Saat ini banyak masyarakat Kota maupun luar Kota yang berminat berkunjung disana, sehingga jangan jadikan pulau tikus itu bangkai alam” tegasnya, Selasa (20/19) via seluller.

Selain itu, Teuku akan menyayangkan langkah Pemda Provinsi Bengkulu jika kelak benar-benar melegalkan aktivitas bongkar muat tersebut berfungsi. Seharusnya kata Teuku, bongkar muat tersebut dapat dilakukan di Pelabuhan bukan di sekitaran kawasan Pulau Tikus.

“Apa gunanya pelabuhan, seperti terminal angkutan maka kendaraan angkutan harus masuk kesana. Ini sama halnya seperti itu, harus dapat difungsikan dengan sewajarnya,” tambahnya.

Secara Geografis, lanjut Teuku, Pulau Tikus termasuk wilayah Kota Bengkulu, tepatnya kelurahan Berkas Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu. Berdasarkan Undang Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah, kota mempunyai wewenang terkait menyangkut wilayahnya.

Termasuk jelas dalam aturan itu sudah diatur 12 mil secara lurus diatur garis pangkal pantai Pulau Tikus masih masuk dalam daratan Kota Bengkulu. Dengan demikian nanti, pihaknya akan mengklaim jika wilayah tersebut masuk dalam kawasan Kota Bengkulu.

“Kita akan mengklaim jika pulau tersebut masih kawasan Kota Bengkulu, secara geografis Pulau Enggano yang lebih jauh jaraknya dapat masuk kawasan Bengkulu Utara. Jika begitu pulau tikus juga dapat masuk kawasan Kota Bengkulu. Makanya kami akan mendorong pihak eksekutif dalam mengambil langkah baik untuk Pulau Tikus ini,” imbuhnya. [RU]