BENGKULU, PB – 14408768_120300000237091188_1517266497_nTimsus Polresta Bengkulu kembali menangkap dua tersangka jambret dengan dua tempat aksi yang berbeda. Dua tersangka itu yakni Ra (25) warga Pagar Dewa, Kota Bengkulu dan Al (18) warga Nusa Indah, Kota Bengkulu.

Ketajaman insting tim khusus Polresta Bengkulu mencium keberadaan pelaku. Anggota menangkap kedua pelaku ini hanya berselangan selama dua jam, pada Rabu lalu (14/09) sekira pukul 20.00 Wib anggota berhasil meringkus pelaku berinsial Al ditempat kerja Jalan Adam Malik 09 RT 05 RW 06 Kelurahan Pagar Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Sekira pukul 22.00 Wib, anggota bergerak menuju Jalan Veteran Kelurahan  Nusa Indah Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu untuk menangkap pelaku berinisial Ra.

Kedua pelaku ini melakukan pencurian dengan modus mendekati motor korbannya bernama Novera Pauma Sari (25) warga Jalan Hibrida 10 Kota Bengkulu, pada Minggu lalu (21/08) sekira pukul 00.30 Wib saat korban melintasi kawasan Jalan Hibrida dengan memakai motor Honda Beat berwarna putih.

Modusnya kedua pelaku menghalau jalan korban, dengan cepat pelaku mendekati korbannya untuk menarik tas ransel warna abu abu milik korban, hingga terjatuh. Atas hal tersebut korban kehilangan handphone merk Oppo, ATM, STNK Motor, kartu BPJS KTP, Kartu kredit dan uang tujuh puluh ribu. Selain itu kedua pelaku ini berstatus residivis, dimana sebelumnya juga beraksi di kawasan Jalan Sawah Lebar Kota Bengkulu.

“Pelaku ini mendekati korban dengan cepat, dimana sebelumnya pelaku menghalang jalan korbannya. Ini yang sering meresahkan masyarakat, khususnya kaum wanita yang naik motor menyandang tas dengan cepat pelaku ini langsung menjambret. Mereka beraksi di dua TKP, dimana kawasan tersebut di Hibrida dan Studion Sawah Lebar,” ujar Kapolresta Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta bersama Kabag OPS Polresta Bengkulu I Gusti Putu Adi Wirawan didampingi Kasat Reskrim Polresta Bengkulu Iptu Eka Chandra, Senin (19/09) di Mapolresta Bengkulu.

Selain itu, Kapolres menunjukan beberapa barang bukti yang dipakai oleh pelaku dalam melancarkan aksinya seperti motor yang digunakan kedua pelaku, baju celana hingga anting anting milik pelaku. Akibat hal tersebut kedua pelaku dikenakan pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) ke 1 KUHP diancam hukuman penjara selama 12 tahun.

“Saya mengimbau tas agar disandang, silahkan tas tersebut disimpan didalam jok atau begasinya sehingga aman,” imbuhnya. [RU]