ilustrasi-blmJAKARTA, PB – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi meresmikan Balai Latihan Masyarakat (BLM) wilayah Sumatera yang berkedudukan di Kampar, Riau. BLM ini akan menunjang penguatan kapasitas dan skill masyarakat desa di berbagai bidang, sehingga mampu menjadi penggerak percepatan kemajuan desa.

Kepala Balilatfo Kementerian Desa, M Nurdin mengatakan nantinya fungsi BLM di Kampar tersebut akan memfasilitasi pelatihan untuk masyarakat wilayah Sumatera, meliputi Bengkulu, Jambi, Sumut, Sumbar, sampai ke Aceh. Adapun wilayah Lampung dan Sumatera Selatan dicover Balai Latihan Masyarakat di Jakarta.

“Pembangunan kompleks BLM wilayah Sumatera dimulai sejak pembebasan lahan seluas 2 hektare pada tahun 2010. Kemudian secara fisik mulai dibangun 2014 dengan APBN,” kata M Nurdin.

“Untuk fasilitas yang tersedia, yaitu ruang penginapan, ruang pelatihan dan fasilitas lain yang bisa meunjang pelatihan masyarakat desa,” tambahnya.

Sementara, Sekjen Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi Anwar Sanusi menambahkan, transmigrasi sebagai program pembangunan nasional harus tetap menjadi bagian penting, sehingga masyarakat transmigrasi butuh pelatihan. Demikian juga pelatihan terhadap masyarakat di daerah tertinggal, rawan konflik, dan rawan bencana bisa kita latih di balai pelatihan ini.

“Kementerian Desa mendapatkan amanat mengawal pembangunan di 74.574 desa. Nah, balai latihan ini sangat penting dalam melatih kepala desa, perangkat desa, serta masyarakat desa,” kata dia. [GP]