Mardikasuma (2)BENGKULU, PB – Pelaksana Tugas Langsung Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Kota Bengkulu Mardi Kusuma menyampaikan pihaknya saat ini sedang kordinasi terkait pengelolan parkir dalam pergelaran Tabot 2016 mendatang, kordinasi ini terkait penghitungan jumlah lahan parkir yang akan dikelola oleh pihak Juru Parkir dan untuk menghindari pungli parkir yang terjadi nantinya.

“Untuk parkir tabot ada beberapa yang kita ingin mengelola tabot itu atas nama individu dan mereka sudah berpengalaman, termasuk titik titik lahan parkir yang ada juru parkir dan sudah ada SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan),” ungkapnya.

Saat ini kita panggil untuk kordinasi dan komunikasi lanjutnya, artinya kita akan kelola dengan pihak ketiga. Untuk target pendapatannya, nanti masing masing mereka akan diusulkan jumlah titik lahan yang dikelola dan tidak boleh kelola agar terganggu oleh lalu lintas dan kegiatan tabot itu sendiri.

“Tim akan turun menentukan berapa jumlah titik dan nominal yang masuk dalam PAD (Pendapatan Asli Daerah) retribusi parkir sesuai dengan Perda 07 tahun 2011, tahun sebelumnya PAD kita sekitar 35 juta rupiah,” tambahnya.

Untuk jumlah titik lahan parkir pada tahun ini, ditambahkannya akan bertambah dari pada tahun sebelumnya. Terkait dengan pungli, pihaknya akan menyebarkan selebaran yang berisi imbauan agar masyarakat dapat terhindar dari pungli parkir.

“Jumlah titik parkir pada saat berlangsungnya tabot nanti ada kurang lebih 29 titik parkir. Untuk pungli sudah kita antisipasi, baik roda dua maupun roda empat artinya kita buat selebaran imbauan kepada pemilik kendaraan atau sopir angkutan agar terhindar dari pungli ini,” ungkapnya.

Untuk target PAD dalam parkir ini, Mardi berharap akan lebih meningkat dari tahun sebelumnya. “Untuk tahun ini kita berharap PAD parkir meningkat, kurang lebih 40 juta rupiah,”tandasnya. (RU)