mengaji 2BENGKULU SELATAN, PB – Pembangunan bukan hanya terfokus pada fisik. Namun lebih dari itu pembangunan mental spiritual dan akhlak juga harus sejalan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan (BS) kembali menggalakkan kegiatan magrib mengaji. Kegiatan yang dipelopori Pemkab BS dan Tim Percepatan Pembangunan BS ini dilaksanakan secara rutin setiap empat hari sekali. Bahkan kegiatan ini aktif diikuti oleh Bupati Bengkulu Selatan.

“Pembangunan itu bukan hanya fisik. Tapi mental, spiritual dan akhlak juga harus sejalan. Kegiatan magrib mengaji ini dilakukan setiap empat hari sekali. Kalau saya lagi tidak kegiatan dinas, saya ikut pengajian dan magrib berjamaah keliling Masjid- Masjid di Bengkulu Selatan,” ujar Dirwan Mahmud.

Terpisah, salah satu anggota Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bengkulu Selatan Marhen Harjono mengatakan maraknya aksi susila dan kriminalitas di Bengkulu Selatan (BS) merupakan salah satu yang melatarbelakangi kembali digalakkannya gerakan magrib mengaji.

“Tim percepatan pembangunan di BS mengambil langkah untuk mencegah agar asusila dan kriminalitas di BS dapat ditekan melalui magrib mengaji yang telah dilaunching oleh Bupati beberapa waktu yang lalu di Desa Padang Siring Seginim,” ujar Marhen.

Lanjut Marhen, dengan adanya gerakan ini, juga diharapkan ke depan waktu magrib di BS, masjid-masjid semakin ramai. Sehingga dengan semakin makmurnya masjid, maka dirinya optimis, warga BS tidak akan ada lagi yang suka berbuat asusila dan kriminalitas. Dengan begitu, ke depan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) akan semakin kondusif.

“Selama ini kita prihatin, banyak warga BS mulai dari anak-anak hingga dewasa suka mabuk, pelaku cabul, pemeras, pencuri dan perampok, semoga dengan mereka rajin mengaji prilaku tersebut tidak ada lagi,” ujarnya.

Ditambahkan Marhen, untuk launching gerakan Magrib mengaji ini, dirinya akan meminta Bupati BS dapat meresmikannya di masjid Desa Padang Siring, Seginim. Selain itu juga diharapkan ke depan semua kecamatan di BS dapat mendukung program tersebut, dengan begitu, tidak ada lagi di waktu magrib warga BS masih keluyuran di jalan raya tanpa alasan yang jelas. (Apdian Utama)