pengesahan-apbd-perubahanBENGKULU, PB – Polemik perbedaan pendapat tampaknya berakhir, pasalnya DPRD Kota Bengkulu mengesahkan Anggaran Pendapat Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2016, Senin (26/09). Namun dalam rapat paripurna tersebut, Ketua DPRD Bengkulu Erna Sari Dewi, SE berhalangan hadir.

Baca juga : APBD-P 2016 Belum Dibahas, Dewan Ribut Tidak Jelas

Ketidak hadirian Ketua DPRD Kota Bengkulu dari fraksi parta Nasdem tersebut, tidak menjadi halangan untuk mengesahkan APBDP 2016 yang memang sempat terhambat. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua (Waka) I DPRD Kota Bengkulu Yudi Darmawansyah selaku pimpinan rapat mengatakan bahwa, paripurna pengesahan dapat berlangsung walupun tanpa kehadiran ketua.

“Sampai saat ini belum ada tata tertib yang mengatur paripurna pengesahan harus dipimpin oleh ketua secara langsung,” ujarnya.

Yudi menegaskan, pengesahan APBD yang baru saja dilakukan tidak menyalahi aturan yang ada dan cacat dimata hukum.

“Boleh saja memiliki prinsip, tetapi kita tidak boleh sampai mengabaikan tupoksi sebagai anggota DPRD,” tegasnya.

Walikota Bengkulu, Helmi Hasan, dalam menyampaian pandangannya sangat mengapresiasi kinerja yang dilakukan pihak DPRD dan Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD), yang sudah bekerja keras melakukan pembahasan APBD-P ini, hingga akhirnya APBD-P tahun anggaran 2016 pun dapat disahkan.

“Saya berharap kerjasama yang baik antar lembaga eksekutif dan legislatif ini dapat membawa perubahan dan kemajuan di Kota Bengkulu, sehingga dapat meningkatan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Helmi Hasan.

Disamping itu, Walikota juga mengucapkan ribuan terimakasih kepada DPRD Kota Bengkulu yang telah bersusah payah dalam menyusun Perda APBD-P tahun 2016 tersebut.

Dalam pantuan media ini, dari keterangan Wakil ketua I, Yudi Darmawansyah sebanyak 11 orang anggota tidak hadir dalam paripurna pengesahan APBD ini. Dimana, dari ke- 11 dewan tersebut, hanya 2 orang anggota dewan yang memberikan keterangan prihal atas ketidakhadirannya tersebut. [RU]