pohon-tumbangBENGKULU, PB – Angin kencang masih melanda Bengkulu. Angin kencang itu bahkan menumbangkan pohon pinus dengan tinggi kisaran 20 meter di Pantai Panjang Selasa (27/9/2016) sekira pukul 11.55 WIB di Jalan Pariwisata, tepatnya di depan Malibu Cafe. Kejadian ini nyaris memakan korban, sama seperti kejadian awal bulan Februari 2016 kemarin.

Baca juga : Waspada, Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

“Waktu itu memang banyak kendaraan yang melintas. Tapi ketika tumbang, semua mengelak sehingga tidak ada yang terkena. Sempat macet sebelum akhirnya dibersihkan oleh petugas,” kata Mulyadi (34), pedagang kaki lima di Pantai Panjang, salah satu saksi mata saat dijumpai tak jauh dari lokasi kejadian.

Agar tidak timbul kemacetan yang lebih parah, dua orang personil kepolisian dari Satlantas Polres Bengkulu langsung terjun ke lokasi untuk mengamankan lokasi. Sekira pukul 14.00 WIB, Dinas Pertamanan dan Kebersihan (Distamber) Kota Bengkulu tuntas membersihkan pohon besar tersebut.

“Memang umur pohon itu sudah tua. Kami akan melakukan perawatan dengan cara memotong ranting-ranting agar bebannya tidak begitu berat lagi ketika ditimpa angin. Kami mengimbau kepada para pengendara untuk berhati-hati saat melintas,” ujar Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Bengkulu, Syarnubi.

Tak lama setelah itu, sebuah baliho besar di depan pintu masuk Stadion Semarak Sawah Lebar ikut tumbang sekira pukul 14.00 WIB. Tidak ada korban jiwa. Namun kejadian kembali membuat sejumlah kendaraan yang ingin melintas harus mengurangi kecepatannya.

“Tidak ada korban jiwa. Ketika jatuh pas jalan sedang kosong,” kata Algi, salah satu personil Satlantas Polda Bengkulu usai kejadian. [RN]

baliho-tumbang baliho-tumbang-2