Yevri SudiantoBENGKULUSELATAN, PB – Untuk menata pariwisata di Kabupaten Bengkulu Selatan, Pemerintah Daerah akan membuat regulasi yang akan dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda).

Selangkah lagi, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Induk Pariwisata Daerah (Ripda) akan segera ditingkatkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Diagendakan penetapan Perda Oleh DPRD Bengkulu Selatan, Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Bengkulu Selatan akan digelar minggu depan.

“Kami sudah mengagendakan untuk paripurna yang akan dilaksanakan Senin, 17 Oktober 2016 dalam rangka penetapan Raperda menjadi Perda,” ujar Ketua DPRD BS Yevri Sudianto.

Lanjutnya, dengan adanya Perda pariwisata nanti diharapkan pengelolaan objek wisata bisa dilakukan dengan optimal dan maksimal.

Untuk diketahui, Kabupaten Bengkulu Selatan kaya akan obyek wisata, baik wisata alam, budaya maupun sejarah.

Baca juga : 7 Fraksi DPRD BS Setujui Raperda Pariwisata dan Penanggulangan Bencana

Untuk wisata alam diantaranya Pantai Pasar Bawah dan objek wisata arung jeram yang cukup menantang dan menguji adrenalin yakni di Sungai Air Manna.

Sebelumnya, Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud dan Wakil Bupati Gusnan Mulyadi ikut langsung dalam arung jeram.

Oleh karenanya Bupati berkeinginan wisata Arung Jeram di Bengkulu Selatan menjadi salah satu lokasi tujuan wisata alam.

“Kita akan membangun lokasi rest area di sana. Ini harus terus dikembangkan. Potensi wisata yang cukup menarik ini tentu akan kita bangun dan menjadi salah satu tujuan wisata di Bengkulu Selatan,” kata Bupati kepada awak media.

Bukan hanya itu, dari sisi wisata laut, Bengkulu Selatan juga memiliki pantai yang terbentang dari perbatasan dengan Kabupaten Seluma hingga keperbatasan dengan Kabupaten Kaur. Pantai Wisata Pasar Bawah misalnya, yang selalu menjadi lokasi kunjungan bagi wisatawan lokal maupun luar.

Dari hal kuliner, Bengkulu Selatan juga menyediakan makanan siap saji khas daerah dengan menu ikan air tawar di kawasan air nelengau. Dan yang terpenting, baru-baru ini film dokumenter yang berjudul The Fighter yang dijadwalkan akan melakukan shooting di berbagai obyek wisata di Bengkulu Selatan.

“Jadi kedepan nanti, semua akan kita tata dengan rapi, agar pengunjung yang datang ke Bengkulu Selatan bukan hanya bisa menikmati pemandangan alam melalui arung jeram dan pemandangan pantai yang cukup menarik, tetapi pengunjung pun bisa menikmati kuliner khas daerah dengan makanan yang siap saji, seperti sayur ikan pelus yang tidak tersedia di daerah lain, serta penginapan yang bagus,” terang Dirwan.

Berbagai aspek pendukung dalam hal berwisata akan dipersiapkan, kuliner, seni dan budaya daerah yang mengedepankan kearifan lokal serta saran dan prasarana transportasi yang memang harus diutamakan, sehingga pengunjung tidak kesulitan untuk melakukan kunjungan, dan mudah-mudahan segala rencana baik pemerintah daerah ini di dukung oleh lembaga legislatif,” papar Bupati. [Apd]