pengeboran-pt-pge-bukit-daunREJANG LEBONG, PB – Projeck Manager Pertamina Geothermal Energi (PGE) Bukit Daun, Timbul Silitonga, memastikan jika kegiatan pengeboran panas bumi di kawasan Hutan Lindung Bukit Daun Desa Air Bening Kecamatan Bermani Ulu Raya yang dilakukan oleh pihaknya tidak akan merugikan masyarakat sekitar.

Pasalnya, air tanah yang digunakan untuk perusahaan pembangkit listrik panas bumi ini berproduksi tidak sama dengan air yang digunakan masyarakat setempat. Selain itu limbah yang dihasilkan juga tidak berbahaya. Sebab, limbah yang dihasilkan hanya tanah dan ampas batuan.

“Limbah yang kita hasilkan hanya sisa-sisa pengeboran berupa ampas batuan dan tanah. Dimana dalam pengolahannya tidak kami buang, namun disimpan dalam tempat yang tertutup setelah menjalani empat kali proses,” ujar Timbul Silitonga.

Sementara itu, untuk produksi sendiri baru akan dilaksanakan pada tahun 2018 mendatang. Terlebih lagi mengingat persiapan yang harus dilakukan membutuhkan proses yang lama.

“Kegiatan pengeboran ini dilakukan dilokasi yang jaraknya berada ditengah hutan Bukit Daun yang jaraknya sekitar 15 KM dari jalan lintas Curup-Lebong,” ujar Timbul.

Dilanjutkan Timbul, rencananya PT PGE akan membuat 3 titik sumur bor nantinya yang diyakini mampu menghasilkan tenaga uap 30 Mega watt pada tahap awal dan akan menghasilkan 120 mega watt.

“Kami harap nantinya tidak akan ada lagi wilayah di Kabupateb Rejang Lebong yang gelap gulita tanpa listrik,” ujar Timbul. [Ifan]