korban-pemukulan-saat-melapor-ke-polresREJANG LEBONG, PB – Kondisi pelajar saat ini kian memprihatinkan. Seperti peristiwa yang dialami Susan (15) warga Kelurahan Sawa Baru Kecamatan Curup Utara Siswi Kelas I SMA Taman Siswa (Tamsis) Curup, Senin (24/10/2016).

Ia melapor ke Polres Rejang Lebong lantaran tak terima atas ulah kakak kelasnya berinisial He (16) dan Fe (16) yang mengeroyoknya di dalam kelas tempat belajar korban saat istirahat siang.

Seperti diceritakan pamannya, Robet, peristiwa bermula saat guru sekolah melakukan razia telepon seluler. Saat itu, korban kedapatan membawa telepon seluler ke sekolah dan akhirnya disita.

Susan tak terima dan protes. Tak ingin hanya telepon selulernya yang disita, ia melaporkan He dan Fe yang ia ketahui juga memiliki alat komunikasi tersebut.

“Mendengar itu, para guru langsung mendatangi kedua pelaku dan memeriksa tas milik pelaku hingga menemukan HP mereka. Akhirnya HP mereka juga di sita,” ujar Robet.

Kedua pelaku emosi dan mendatangi Susan di dalam kelasnya. Sempat terjadi ribut mulut sebelum akhirnya Susan dikeroyok. Setelah meluapkan emoasinya, He dan Fe berlalu begitu saja.

“Nah, saat pulang sekolah, keponakan saya ini mengadu kepada neneknya. Makanya langsung melapor ke Polres,” ujar Robet.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf SH melalui Kasat Reskrim, AKP Chusnul Qomar mengatakan, dari hasil pemeriksaan tim medis sementara ini, korban mengalami luka lebam di bagian kepala belakang dan depan.

“Kita akan tindaklanjuti laporan korban. Dalam waktu dekat para saksi akan kita panggil untuk dimintai keterangan,” ujar Chusnul. [Ifan]