dsc_0056BENGKULU, PB – Upacara Hari Ulang Tahun Provinsi Bengkulu ke-48 di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Jum’at (18/11/2016), berjalan khidmat. Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti dalam pidatonya memaparkan, pada usianya saat ini, Pemerintah Provinsi masih harus bekerja keras untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran.

“Saya sadar, masih banyak yang belum bisa kita berikan kepada rakyat Bengkulu. Namun demikian, saya pastikan bahwa pemerintah Provinsi Bengkulu akan selalu hadir dalam setiap kehidupan rakyat Bengkulu. Dengan kebersamaan, kita telah, sedang dan akan terus bekerja keras mengatasi kemiskinan dan pengangguran,” katanya.

Disamping itu, ia juga menyatakan akan menuntaskan pembangunan infrastruktur serta perbaikan pada pelbagai sektor. Lalu menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi melalui berbagai intervensi tindakan secara intens termasuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan dan pendidikan sebagai sebuah bentuk pelayanan kebutuhan dasar masyarakat.

“Begitu pula bersama-sama kita perangi dan lawan peredaran narkoba, radikalisme, terorisme, kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta bermacam bentuk gangguan dan ancaman pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ucapnya.

Gubernur juga menuturkan bahwa upacara peringatan tahun ini sedikit berbeda dengan peringatan-peringatan sebelumnya, karena saat ini menggunakan pakaian adat Bengkulu.

“Ini salah satu ciri bahwa kita bangga, dan merupakan bentuk kontribusi kita bersama dalam menyambut HUT Provinsi Bengkulu untuk terus menjaga kebudayaan, terutama melestarikan baju adat Bengkulu yang kita banggakan. Hal ini sejalan juga dengan makin dikenalnya branding Batik Basurek pada kancah nasional hingga di luar negeri. Dengan dua icon budaya ini kita terapkan bekerja dan berkarya nyata, utamanya melayani rakyat dengan pelayanan yang semakin baik serta berkreasi dan berinovasi demi mewujudkan Visit Bengkulu 2020,” sampainya.

Ia juga menyatakan tekadnya untuk menjadikan Provinsi Bengkulu sebagai pelopor birokrasi pelayanan yang baik, yaitu birokrasi yang mampu memenuhi harapan rakyat.

“Ketika rakyat bertanya kita menjawab, dan ketika rakyat minta kita memberi. Itulah mandat rakyat yang harus kita jawab dengan kerja keras. Optimisme harus terus digelorakan. Semangat juang pantang menyerah harus terus dikobarkan untuk menyelesaikan dan menuntaskan persoalan-persoalan tersebut. Itulah kerjo kito besamo yang harus selesai dengan tuntas,” demikian Ridwan.

Upacara HUT Provinsi Bengkulu ini dihadiri oleh Ketua DPD RI M Saleh dan anggota Riri Damayanti John Latiet serta Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Di Daerah, TNI/Polri, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Dunia Usaha, Perguruan Tinggi dan seluruh perwakilan komponen masyarakat di Provinsi Bengkulu.

Setelah upacara selesai Gubernur Bengkulu menyerahkan sejumlah penghargaan kepada pegawai dan swasta yang dinilai telah memberikan sumbangsih bagi pembangunan di Provinsi Bengkulu. [MS]

dsc_0105 dsc_0127