alfatih-yang-meninggal-dunia
Alfatih, korban kebakaran yang langsung dimakamkan usia ditemukan terpanggang

BENGKULU, PB – Bantuan untuk korban kebakaran di Kelurahan Tanah Patah, Selasa (29/11/2016), mulai mengalir. Adalah Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Bengkulu yang menyalurkan bantuan itu hingga mencapai senilai Rp 34 juta.

Baca juga : Lima Bangunan Terbakar, Anak Kecil Tewas

Bantuan itu berbentuk peralatan dapur, perlengkapan keluarga, selimut, matras, terpal, minyak goreng dan lainnya. Bantuan ini diserahkan oleh Kepala Bidang Bantuan Jaminan Sosial pada Dinsos Provinsi Bengkulu Aktib Bakrin.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan duka para korban,” katanya.

Api sendiri telah berhasil dijinakkan seluruhnya sekira pukul 09.30 WIB. Berdasarkan keterangan Norman, salah satu korban pemilik Toko Manisan Berkah, api memang berasal dari dalam toko miliknya.

Ia menuturkan, M Alfatih anaknya yang meninggal dunia senang bermain api, terutama membakar sandal. Saat itu, ia tengah makan di luar rumah dan tak lagi sempat untuk memadamkan api yang cepat meludeskan toko miliknya.

Alfatih, almarhum, merupakan putra bungsu dari dua bersaudara, buah hati pasangan Norman dan Wulan. Almarhum terkunci dari luar dan sempat berusaha berlindung di dalam lemari es krim sebelum terpanggang. Jenazahnya langsung dikebumikan hari ini.

Pun demikian, petugas kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan dan alat bukti untuk memastikan penyebab musibah kebakaran yang terjadi. [Doni Morsi]

bantuan-untuk-korban-kebakaran-tanah-patah-1 bantuan-untuk-korban-kebakaran-tanah-patah-3