Published On: Sen, Agu 7th, 2017

Psikis Orang-orang Tinggal

Oleh: Benny Hakim Benardie

Dimana seseorang itu hidup, dengan giososial, iklim dan lingkungannya yang dialaminya lama, akan mempengaruhi sikap, tindak dan lakunya. Akan munculah budaya dan tradisi akibat kondisi yang ada.

Penulis memisalkan, Orang Bengkulu adalah orang yang tinggal dan menetap lama hidupnya di Provinsi Bengkulu. Pertanyaanya, bagaimana ada orang Bengkulu, KTP Bengkulu, tapi hidupnya lama di luar Provinsi Bengkulu? Orang itu merupakan warga saja, bukan orang Bengkulu yang penulis maksud.

Dari sinilah apa yang terjadi dimasyarakat tempat sesesorang tinggal itu dimulai. Tentunya ini hanya merupakan tesis penulis saja. Untuk daerah yang cuacanya panas, maka sifat orang disana biasanya mau cepat dan ringkas.

Walaupun ada sistem yang mengatur harus prosedural, bertingkat, maka orang itu akan berusaha melakukannya dengan cepat dan ringkas. Meskipun dalam moment tertentu, ia akan lamban dan bermalas-malasan dalam beraktivitas.

Seorang yang tinggal di daerah bercuaca panas, salah satu sifatnya ‘Suko makan Pisang Tekubak’. Suka makan pisang yang sudah di kupas. Falsafah ini menunjukan sifat orang yang ingin ringkas saja. Mau enaknya saja.

Contoh lainnya adalah malas dalam berfikir, dalam artian berfilsafat, tapi banyak ide-ide dibenaknya yang diam menjadi khayal. Namun suatu saat orang-orang ini pergi ketempat daerah lain yang berbeda secara giososial, iklim dan lingkungannya yang dialaminya, maka juga akan berpengaruh pada sikap, tindak dan laku dengan penyesuaian berbasis sikap, tindak dan laku sebelumnya.

Bila penulis mencoba mentelaah, rupanya memang setiap orang itu memang cenderung untuk meringkas dan mempersahajakan sesuatu, dan guna untuk memahami sesuatu. Orang itu umumnya hanya melihat pertentangan antara panjang dan pendek saja atau antara tinggi dan rendah dan seterusnya. Akan tetapi dikotomi semacam itu tidak berlaku dalam praktek kehidupan yang banyak mengenal bentuk peralihan diantara dua ujung yang betentangan.

Secara sosilogis, dalam hidup manusia itu ada empat faktor penting yang mempengaruhinya: Pertama warisan biologis atau heredity. Kedua keadaan alam sekitar kita atau natural environment. Ketiga warisan sosial atau soscial heritige. Keempat, kelompok atau group. Keempat itu tidak berjalan dengan sendirinya, tapi ada pengaruh timbal balik.

Pemerhati Sejarah dan Budaya di Bengkulu

15 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Like

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>