BENGKULU SELATAN, PB – Ini seharusnya menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah Kabupaten Bengkulu Selatan menjelang pembahasan anggaran. Perbandingan jalan yang rusak dan jalan yang dalam kondisi baik khusus jalan yang menjadi tanggung jawab Kabupaten Bengkulu Selatan sebesar 60:40.

Dengan rincian, 60 persen mengalami kerusakan dan hanya 40 persen yang dalam kondisi baik.

“Perbandingannya itu 60:40 dari total 300-an Kilo Meter jalan daerah Kabupaten Bengkulu Selatan. Salah satu kendala yang kita hadapi adalah masih banyak angkutan yang melebihi tonase. Untuk kualitas jalan daerah ini maksimal beban 8 Ton,” ujar Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkulu Selatan, Iwan Darmawan, Selasa (05/09/2017)

Banyaknya kondisi jalan yang rusak ini tidak sebanding dengan anggaran untuk pemeliharaan jalan yang hanya dipatok senilai Rp 500 juta.

Lebih lanjut Iwan Darmawan mengatakan bahwa diproyeksikan tahun 2018 mendatang Dana Alokasi Khusus (DAK) yang masuk ke Bengkulu Selatan untuk kegaiatan di Bidang Bina Marga akan mengalami kenaikan dari tahun ini sebesar Rp 10 Miliar hingga Rp 15 Miliar.

“Tahun ini DAK sebesar Rp 24,7 Miliar. Tahun depan akan mengalami kenaikan di kisaran Rp 35 Miliar sampai Rp 40 Miliar,” demikian Iwan Darmawan. (Apd)