BENGKULU, PB – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bengkulu menyalurkan zakat kepada 40 mustahiq di Masjid At-taqwa, Selasa siang (10/10/2017).

40 mustahiq ini menerima zakat dengan besaran 1-2,5 Juta per mustahiq. Zakat yang disalurkan ini tergolong zakat produktif yang tak boleh dipakai untuk kebutuhan konsumsi

“Kami berharap agar dana yang diberikan digunakan dan dikelola untuk hal yang produktif. Mustahiq juga bakal didaftarkan ke BPJS untuk mendapatkan fasilitas Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan bedah rumah,” kata Kepala Baznas Kota Bengkulu, Agus Aswadhi saat memberi sambutan usai penyerahan zakat.

Agus menjelaskan, potensi zakat di Kota Bengkulu saat ini sudah mencapai 768 juta. Sumber potensi dana ini berasal dari PNS kota dan 761 pegawai Kemenag Kota Bengkulu.

“Kita berharap zakat bisa terus meningkat karena potensi zakat kita cukup besar,” sambungnya.

Sementara, Kepala Bagian Bina Kessos Kota Bengkulu, Karnadi menyebut, keberadaan Baznas kota sebagai perwakilan Pemkot Bengkulu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membayar zakat patut diapresiasi.

“Dengan tumbuhnya kesadaran membayar zakat kemaslahatan dan kesejahtraan umum dapat terwujud,” ujarnya.

Penyaluran zakat ini turut dihadiri kepala Baznas provinsi Bengkulu, muctarudin yang secara simbolis menyalurkan zakat kepada warga Kecamatan Gading Cempaka dan Ratu Agung. [Media Center Kominfo Kota Bengkulu]