LEBONG, PB – Setelah sebelumnya warga Padang bano menggelar demo besar di depan kantor Gubernur Bengkulu. Warga yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan (Ormas) Garbeta Lebong kembali menggelar unjuk rasa di wilayah tapal batas Padang Bano di Kecamatan Giri Mulya, Kamis siang (19/10/2017).

Massa yang berjumlah sekira 30 orang ini, membawa spanduk besar bertuliskan “Anda Telah Menasuki Kabupaten Lebong, Bumi Swarang Patang Stumang”. Koordinator lapangan, Ferry Safrizal menuntut agar pemerintah merevisi Permendagri nomor 20 tahun 2015 tentang tapal batas Bengkulu Utara dengan Lebong.

“Kami menuntut agar Permendagri itu direvisi dan dikembalikan seperti semula,” katanya.

Sejumlah tuntutan lain dari para pengunjuk rasa ini, diantaranya:

1. Menuntut Gubernur Bengkulu segera menyelesaikan permasalahan tapal batas Kabupaten Lebong dengan Kabupaten Bengkulu Utara.

2. Masyarakat Kabupaten Lebong merasa Kabupaten Bengkulu Utara telah mengambil wilayah Kabupaten Lebong.

3. Warga Kecamatan Padang Bano masih tetap warga Kecamatan Padang Bano

Aksi ini berlangsung damai dan kondusif dengan pengawalan ketat pihak keamanan Polres Bengkulu Utara dan Kodim 0423 Bengkulu. [Septian]