BENGKULU SELATAN, PB – Sempat dilaporkan oleh warga ke polisi dengan dugaan penyelewengan dana BUMDes, akhirnya antara warga sebagai pelapor dengan pengurus BUMDes Desa Tanjung Besar Kecamatan Manna sepakat berdamai.

Ini setelah mediasi secara musyawarah digelar Selasa malam (10/10/17). Selain bersepakat damai, salah satu kesepakatan lainnya yakni Pengurus BUMDes diminta menyetorkan atau mengembalikan uang sebesar Rp 15 Juta ke kas desa atau BUMDes.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua BUMDes Desa Tanjung Besar, Sarjono. Menurutnya kesepakatan tersebut telah disetujui oleh berbagai pihak.

“Ya benar. Secara kekeluargaan sudah ada perdamaian dan kesepakatan bersama,”ujar Sarjono saat dihubungi awak media.

Hal senada juga diungkapkan salah seorang warga setempat yang juga sebagai pelapor, Erick. Menurut Erick uang Rp 15 Juta tersebut akan diserahkan pada Minggu malam (15/10/2017).

Selain membahas tentang pengembalian uang senilai Rp 15 Juta tersebut, musyawarah tadi malam juga membahas dan mendengarkan penjelasan dari pengurus BUMDes tentang aliran dan kegunaan dana BUMDes senilai Rp 45 juta yang dipermasalahkan oleh warga.

“Pengurus BUMDes mengakui adanya kesalahan. Makanya bersedia mengembalikan uang Rp 15 juta. Selain itu mereka juga menjelaskan kegunaan uang BUMDes diantaranya untuk membeli laptop,karung, ATK, stok batu hias dan lain-lain. Kalau masalah proses hukum, itu kita serahkan ke pihak Polres dan pengurus BUMDes,” demikian Erick. (Apd)