LAMPUNG, PB – Walikota Bengkulu Helmi Hasan bersilaturahmi dengan jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung di Swiss Bell Hotel, Bandar Lampung, Kamis (5/10/2017).

Sebagaimana dilansir dari laman saibumi.com, dalam pertemuan yang dikemas dengan sarapan pagi bersama itu, Helmi disambut langsung Ketua SMSI Lampung Donny Irawan dan jajaran pengurus lain serta wartawan.

Kedatangan adik kandung Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan itu ke Bandar Lampung disebut-sebut ada kaitan dengan Pilkada Gubernur Lampung tahun depan. Saat ditanyakan kepada Helmi, politikus yang sudah merilis dua album religi tersebut menekankan takdir Allah sebagai hal yang paling utama.

“Di Bengkulu misalnya, ada berita warga yang mendaftarkan saya di Partai Hanura untuk Pilkada. Silahkan ambil Al Quran kemudian tanyakan kepada mereka apakah saya yang suruh atau orang lain saya suruh untuk menyuruh mereka. Kalau itu “hati nurani rakyat” betul maka saya apresiasi,” kata dia.

Soal Lampung?

“Ya kira-kira jawaban saya juga seperti itu,” ungkapnya.

Menurut Politisi PAN kelahiran 29 November 1979 ini, garis tangan dan takdir Allah SWT itu tak ada yang bisa membantah.

“Maut itu pasti datangnya. Sementara rejeki itu akan menjemput pemiliknya bahkan lebih cepat dari maut. Semua itu takdir Allah,” kata Helmi yang pagi itu tampil khas dengan celak mata dan wajah bersih berhias jambang lebat yang rapih.

Dia menguraikan bagaimana mimpinya dulu supaya Bengkulu bisa punya rumah sakit.

“Bayangkan Kota Bengkulu itu tidak punya rumah sakit. Kemudian setiap orang seperti pesimis kalau kita bisa sampai punya rumah sakit. Kepala Dinas Kesehatan saya saja sampai mundur karena merasa program itu tidak mungkin,” kata dia.

Akhirnya dengan bantuan dari anggaran provinsi dan pusat, Kota Bengkulu bisa memiliki rumah sakit juga.

Terhadap persoalan kesehatan masyarakat ini, Helmi memiliki jargon, “Jemput Sakit Pulang Sehat.”

Dia berharap warga Bengulu yang sakit yang dibawa ke rumah sakit, secepatnya bisa pulang ke rumah dengan sehat. [**]

Foto Istimewa