BENGKULU, PB – Rektor IAIN Bengkulu, Sirajuddin, menyampaikan adanya rencana institut yang ia pimpin untuk membuka Fakultas Kedokteran Haji.

Menurutnya, hal ini dimungkinkan seiring upaya IAIN Bengkulu menjelma menjadi Universitas Islam Negeri dan STAIN Curup bertransformasi menjadi IAIN.

“Fakultas Kedokteran Haji ini nanti akan jadi unggulan kita. Kalau kedokteran reguler kan sudah ada di UNIB. Kita khusus haji,” katanya saat penutupan kegiatan Bulan Bahasa ke III yang diselenggarakan di Auditorium IAIN Bengkulu, Sabtu (28/10/2017).

Ia menjelaskan, guna membuka jalan untuk tujuan pembukaan Fakultas Kedokteran Haji ini, pihak IAIN Bengkulu akan menggelar forum khusus membahas perkara tersebut.

“Jadi nanti lulusannya itu khusus untuk dokter haji. Dia nanti akan mendampingi jamaah haji kita agar bisa melaksanakan ibadahnya dalam keadaan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia berharap dukungan semua pihak, bukan hanya pemangku kebijakan di Bengkulu, namun juga para pejabat pemerintahan representasi Bengkulu di Pemerintahan Pusat.

“Antusiasme orang untuk masuk IAIN Bengkulu semakin tinggi. Dan fasilitas kita terus bertambah. Semoga wakil-wakil kita dipusat bisa bersama-sama mewujudkan IAIN menjadi UIN,” paparnya.

Menanggapi hal ini, anggota Komite III DPD RI, Riri Damayanti John Latief, menyambut baik upaya IAIN Bengkulu untuk bertransformasi sebagai wadah pendidikan religius yang bermutu.

“Kepada Menteri Agama yang menjadi mitra saya di Komite III DPD RI akan saya sampaikan mengenai kesiapan kita untuk menjadi Universitas,” demikian kata Senator termuda Indonesia ini.

Bulan Bahasa sendiri telah berlangsunh selama tiga bulan penuh. Berbagai lomba diselenggarakan untuk memeriahkan kegiatan ini yang diikuti oleh sekolah agama berbagai tingkatan di Bengkulu. MAN 1 Model Bengkulu keluar sebagai juara umum. [AR]