BENGKULU, PB – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bengkulu mengajukan anggaran sebesar Rp 350 milar pada APBD 2018 mendatang. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Syafriandi kepada Pedoman Bengkulu, Rabu (11/10/2017).

Andi, sapaan akrabnya, mengatakan anggaran Rp 350 miliar tersebut akan digunakan untuk membangun jembatan, gedung, jalan, drainase, dan gapura. Untuk jembatan, ada 6 titik yang akan dibangun pada tahun 2018. Misalnya jembatan kalibaru dan jembatan yang ada di pantai panjang.

“Untuk jembatan ini anggaran sebanyak Rp 40 miliar,” jelasnya.

Untuk gedung, lanjutnya, ada beberapa gedung yang akan dibangun. Diantaranya 1 gedung tiga lantai yang akan digunakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum memiliki kantor. Tak hanya itu, PUPR juga berencana akan membangun beberapa gedung untuk penegak hukum.

“Kemudian kita bangun juga untuk Korem, Polda, Kejati, Kejari dan Polres. Gedung itu nanti sifatnya hibah. Anggarannya sekitar Rp 40 miliar,” ungkapnya.

Pada tahun 2018, Andi menyampaikan, pembangunan dan perawatan jalan tetap menjadi prioritas. Beberapa jalan yang akan dibangun misalnya jalan lingkungan dan jalan bina marga.

“Untuk jalan Padang Serai dan jalan Kapuas juga akan kembali dilanjutkan pembangunnya pada 2018,” imbuhnya.

Guna menekan bencana banjir, Andi mengatakan pembangunan drainase akan dikebut pada tahun depan. 40 titik potensial banjir yang ada di Kota Bengkulu akan dibangun drainase sehingga wilayah tersebut bebas dari banjir.

“Jadi ketika banjir itu bukan diakibatkan karena kiriman air sungai maka insyaAllah pada 2018 bisa teratasi,” ujarnya.

Terakhir pembangunan gapura. Andi menyampaikan total ada 3 gapura yang diusulkan untuk dibangun di tahun 2018. Ketiganya ada di Sungai Hitam, Surabaya dan Betungan.

“Gapura ini penting sebagai wajah kota ini saat orang baru masuk,” pungkasnya. [CHO]