REJANG LEBONG, PB – Jembatan gantung di kawasan desa Lubuk Ubar Kecamatan Curup Selatan,  jumat (13/10) pukul 12.00 WIB putus.

Sebanyak 27 warga terdiri 25 pelajar dan 2 warga petani sempat jadi korban ikut terjatuh ke aliran sungai beriringan dengan putusnya jembatan yang telah berusia puluhan tahun tersebut.

“Tidak ada korban jiwa atas insiden ini.  Sebagian memang mengalami luka ringan dan telah di bawa ke rumah sakit. Tadi memang sempat ada yang hilang tapi langsung ketemu, ” ujar Kepala BPBD Rejang Lebong,  Basuki.

Dijelaskan Basuki,  jembatan penghubung dengan panjang 50 meter ini di nilai sangat wajar jika rusak.  Pasalnya,  selain termakan usia puluhan tahun, jembatan ini juga tidak pernah dilakukan perawatan.

“Kita segera akan melakukan pendataan ulang dan mengajukan survei untuk melaporkan peristiwa ini ke pak bupati, ” ujar Basuki.

Sementara itu,  kronologis peristiwa bermula saat 25 pelajar tingkat SMP berasal dari salah satu SMP di Curup Selatan bersantai di jembatan tersebut usai pulang sekolah.

“Mereka duduk bersantai di jembatan itu.  Tak lama kemudian,  ada 2 warga lain yang menyeberang dari arah yang berlawanan.  Tak pelak,  jembatan yang sudah rapuh langsung roboh, ” ujar Basuki.  (ifan)