BENGKULU SELATAN, PB – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bengkuul Selatan, Sepuan Yunir setuju jika penerima Bantuan Sosial (Bansos) yang anggarannya mencapai Rp 9,5 miliar pada APBD Perubahan dipublikasikan ke publik.

Menurut Sepuan, publikasi akan dilakukan setelah penetapan APBD Peruabahan selesai.

“Saya sangat setuju dan mendukung jika penerima Bansos ini dipublikasikan ke masyarakat. Ini sudah saya sampaikan ke staff saya. Tapi kita masih menunggu APBD Perubahan selesai dulu,” tegas Sepuan Yunir saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Rabu (11/10/17).

Baca juga: Penerima Bansos dan Hibah Harus Dipublikasikan

Menurut Sepuan, anggaran Bansos yang mencapai Rp 9,4 miliar itu dinilai fantastis, namun jika dilihat secara detail bahwa dari total tersebut hampir Rp 9 miliar merupakan program Bantuan untuk rehab rumah tidak layak huni. Begitupula dengan anggaran hibah yang mencapai Rp 8 miliar, itu separuhnya merupakan untuk bantuan ke lembaga PAUD.

“Bansos itu hampir Rp 9 miliar untuk program rehab rumah tidak layak huni. Sisanya hanya sekitar Rp 500 juta untuk keperluan lainnya, misalnya untuk bantuan pengobatan, bantuan Ormas dan badan usaha. Begitupula dengan Hibah, itu sebagian besar untuk PAUD. Makanya saya setuju ini dipublikasikan, biar jelas,” pungkas Sepuan Yunir. [Apd]